ETD - UIR

Electronic Thesis and Dissertation

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
    Member Login Online Registration
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject NPM Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Reaksi Masyarakat Terhadap Pelaku Eksibionisme Dalam Perspektif Kriminologi (studi Kasus Kecamatan Tampan)
Bookmark Share

Art Original

Reaksi Masyarakat Terhadap Pelaku Eksibionisme Dalam Perspektif Kriminologi (studi Kasus Kecamatan Tampan)

Annisa Rahma - Personal Name; Syahrul Akmal - Personal Name;

REAKSI MASYARAKAT TERHADAP PELAKU EKSIBIONISME DALAM PERSPEKTIF KRIMINOLOGI (STUDI KASUS KECAMATAN TAMPAN) ABSTRAK ANNISA RAHMA Masalah kejahatan bukanlah sebuah hal yang baru. Naik turunnya kejahaan disebabkan banyak faktor mulai dari faktor ekonomi, sosial, budaya, politik, keimanan dan pertahanan sekalipun. Tidak dapat dipungkiri lagi, bahwa kejahatan selalu muncul ditengah-tengah masyarakat, hal ini terjadi karena kurangnya kesadaran dan kepedulian dari masyarakat itu sendiri. Pada umumnya tindakan eksibisionisme berlangsung di tempat public misal taman kota, commuter line, dan di jalan raya serta di gang-gang, lokasi-lokasi tersebut pun bisa terjadi pada saat ramai ataupun sepi. Penyimpangan seksual ini bisa disebut juga seperti gangguan atau kelainan. Tipe Penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang menggunakan metode kualitatif. yaitu penelitian yang bersifat deskriptif. Cara yang paling praktis dilakukan adalah dengan melakukan in-depth interview (wawancara mendalam). Untuk mengatasi permasalahan tersebut agar tidak meresahkan masyarakat, maka ada bebrapa reaksi yang ditimbulkan masyarakat terhadap pelaku eksibionisme menuai reaksi sosial yakni Reaksi formal yang dimunculkan oleh pihak kepolisisan dengan memberikan sanksi dan melakukan upaya pencegahan pada kasus tersebut agar tidak terulang kembali. Reaksi informal tindakan yang dilakukan oleh lembaga-lembaga resmi dalam sistem peradilan pidana terhadap pelaku kejahatan, tetapi tindakan tersebut tidak mengacu kepada ketentuan hukum yang berlaku. Dimana aparat penegak hukum memandang yang melakukan perbuatan tersebut hanya penyakit yang bisa sembuh, akan tetapi kenyataannya tidak semudah itu untuk sembuh. Kasus tersebut tetap disampaikan kepada pihak kepolisisan akan tetapi setelah itu dilakukan perdamaian terhadap pelaku dan korban. Reaksi non-formal yaitu yang dimunculkan oleh pihak masyarakat setempat ditempat kejadian tersebut dengan berteriak, melempari dan menangkap pelaku serta melaporkan kepada RT, RW dan Tokoh Masyarakat.


Availability
#
Kriminologi (Fisipol) Kriminologi 364 Ann R
25067
Available but not for loan - ETD
Detail Information
Call Number
Kriminologi 364 Ann R
Language
Indonesia
NPM
207510302
Publisher
Kriminologi : Universitas Islam Riau., 2024
Keyword(s)
Kriminologi
Reaksi Masyarakat
Pelaku Eksibionisme
Other Information
Petugas
Handi
Other version/related

No other version available

File Attachment
  • Please login to see this attachment
Comments

You must be logged in to post a comment

ETD - UIR
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?