Art Original
Optimasi Kinerja Proyek Perumahan Dengan Menggunakan Earned Value Analysis (eva) Dan Crashing ( Studi Kasus: Perumahan Patih Pembangunan)
Peningkatan populasi dan urbanisasi meningkatkan permintaan perumahan, tetapi kendala pelaksanaan proyek dapat menyebabkan biaya tinggi, keterlambatan, dan kualitas rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kinerja proyek pembangunan perumahan Patih Pembangunan dengan memanfaatkan metode Earned Value Management, mengidentifikasi pekerjaan kritis dalam proyek pembangunan perumahan Patih Pembangunan, dan mengoptimalkan pekerjaan tersebut menggunakan metode crashing untuk menemukan waktu dan biaya optimal yang dapat diimplementasikan dalam pengerjaan proyek perumahan ini. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif untuk untuk mengolah data. Metode Earned Value digunakan untuk mengontrol biaya dan waktu proyek sambil memperhatikan kinerjanya, sedangkan metode Crashing digunakan untuk mempercepat dan mengoptimalkan kinerja proyek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada minggu ke-12, kinerja proyek Perumahan Patih Pembangunan dapat diukur dengan BCWS Rp. 689.850.000, BCWP Rp. 473.995.935, dan ACWP Rp. 345.089.448. Indikator lain, seperti SV (- ) Rp. 215.854.065 dan CV (+) Rp. 128.906.487, mengindikasikan keterlambatan waktu dengan biaya lebih rendah dari anggaran. SPI (< 1) dan CPI (> 1) menunjukkan keterlambatan proyek dengan efisiensi biaya. Dalam proyek perumahan ini, terdapat 13 pekerjaan yang dianggap kritis dari total 23 pekerjaan, yang mencakup pekerjaan pendahuluan, tanah, pondasi, sloof, kolom, balok, urugan, kolom praktis, dinding, ring balok, atap, plafon, dan pengecatan. Melalui crashing, waktu optimal dalam penyelesaian proyek yaitu 72 hari dari 84 hari dengan estimasi biaya optimal setelah crashing sebesar Rp. 511.917.000.
No other version available