Art Original
Pengaruh Intensitas Penggunaan Media Sosial Terhadap Fomo (fear Of Missing Out) Pada Generasi Z
Media sosial pada saat ini tidak lagi sebagai alat untuk mencari informasi, namun untuk mengetahui aktivitas lebih berharga yang dilakukan orang lain dibandingkan dengan pengalamannya sehingga menyebabkan munculnya ketakutan apabila tidak mengetahui aktivitas orang lain di media sosial yang disebut fear of missing out. Perilaku fear of missing out disebabkan beberapa faktor diantaranya intensitas penggunaan media sosial. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh intensitas penggunaan media sosial terhadap FoMO (Fear of Missing Out) pada Generasi Z. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan Skala intensitas penggunaan media sosial yang dikembangkan oleh Ardari (2016) yang digunakan sebagai dasar penyusunan intensitas penggunaan media sosial terdiri dari 34 aitem. Skala yang digunakan untuk mengukur fear of missing out dalam penelitian ini adalah skala fear of missing out atau yang biasa disebut FoMO terdiri dari 10 item yang di kembangkan oleh Przybyiski dkk (2013). Sampel dalam penelitian ini berjumlah 399 mahasiswa generasi Z pengguna media sosial yang didapatkan melalui metode purposive sampling. Analisis statistik yang digunakan pada penelitian ini adalah metode regresi linear sederhana. Hasil diketahui nilai t hitung = 8,801 > t tabel 1,971 ; p (0,000) < 0,05. Dengan demikian dapat diartikan bahwa Intensitas Penggunaan Media Sosial berpengaruh positif terhadap Fear Of Missing Out.
No other version available