Art Original
Komunikasi Interpersonal Pengasuh Dalam Membentuk Konsep Diri Anak Asuh Di Panti Asuhan Al-fajar Bengkalis
Komunikasi adalah hal yang paling esensial didalam hubungan antar manusia dan khususnya komunikasi interpersonal didalam hubungan pengasuh dan anak asuh. Pengasuh berbasis panti atau lembaga merupakan alternatif terakhir dari pelayanan pengasuh. Panti asuhan Al-Fajar Bengkalis ini berdiri sejak tahun 2014, berlokasi di desa Dompas kecamatan Bukit Batu. Konsep diri merupakan faktor yang menentukan (determinan) dalam komunkasi kita dengan orang lain. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengambilan data meggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi dan bertujuan untuk mengetahui bagaimana konsep diri anak panti asuhan Al-Fajar dengan meggunakan komunikasi interpersonal oleh pengasuh. Hasil penelitian ini adalah komunikasi interpersonal antara pengasuh dan anak panti asuhan Al-Fajar sesuai dengan konsep Devito yakni adanya 5 faktor agar terjalinnya komunikasi interpersonal yang baik. Pertama, keterbukaan (openness) memiliki pengertian bahwa dalam komunikasi antar pengasuh dan anak panti terbuka dan bisa diajak berinteraksi serta kesediaan untuk membuka diri dan memberikan informasi, lalu adanya Empati (empathy) yang ada dalam diri pengasuh untuk menempatkan dirinya pada posisi anak asuh yang tak memiliki orangtua sehingga mudah memahami karakter anak panti dalam mendidik, selanjutnya sikap mendukung (supportiveness) yakni Komunikasi interpersonal akan berjalan maksimal apabila dalam diri seseorang ada perilaku (supportiveness) didalam panti asuhan salah satunya dukungan hobi yang dimiliki oleh anak panti, lalu memiliki sikap positif (positiveness) memiliki perilaku positif yakni berfikir secara positif terhadap diri sendiri dan orang lain, dan yang terakhir kesetaraan dimana setiap anak panti diberikan hak dan tanggung jawab yang sama tanpa membedakan. dalam mendidik anak panti, pengasuh menggunakan metode islam yakni teladan, pembiasaan, nasehat, pengawasan dan hukuman para informan menggunakan komunikasi interpersonal baik secara verbal maupun non verbal.
No other version available