Art Original
Uji Sensitivitas Parameter Wettabilitas Minyak Atsiri Kulit Jeruk Manis (citrus Sinensis) Sebagai Bahan Alternatif Surfaktan Pada Metode Produksi Minyak Tahap Tersier
UJI SENSITIVITAS PARAMETER WETTABILITAS MINYAK ATSIRI KULIT JERUK MANIS (CITRUS SINENSIS) SEBAGAI BAHAN ALTERNATIF SURFAKTAN PADA METODE PRODUKSI MINYAK TAHAP TERSIER ABSTRAK INTAN MARIANA TOBING 183210565 Ada tiga tipe yang termasuk dalam injeksi kimia, yaitu injeksi polimer, injeksi surfaktan, dan injeksi alkalin . Dari banyaknya metode EOR tidak semuanya bisa digunakan pada suatu reservoir, karena setiap reservoir mempunyai karakteristik yang berbeda . Oleh sebab itu metode yang dipilih adalah metode injeksi kimia. Metode injeksi kimia yang digunakan adalah injeksi surfaktan, metode ini digunakan bertujuan untuk mengurangi tegangan antar muka antara minyak dan air agar minyak dapat keluar dari suatu pori – pori reservoir. Biosurfaktan memiliki sifat yang mirip dengan surfaktan sintetik, hanya saja biosurfaktan diketahui bersifat biodegradable , environment friendly , dan dapat bekerja dengan baik pada suhu dan salinitas yang tinggi. Nilai sudut kontak yang dihasilkan pada pengujian minyak atsiri kulit jeruk manis memberikan perubahan wettabilitas menjadi water wet. Penambahan konsentrasi minyak atsiri dapat menghasilkan sudut kontak yang beragam. Pada konsentrasi 0,1% salinitas 5.000 ppm nilai sudut kontak (110,65?, 60,72?, 89,72?, 106,36?, 65,24?, 82,49?, 59,67?, 113,16?, 88,98?). Pada konsentrasi 1% salinitas 5.000 nilai sudut kontak (128,97?, 103,65?, 91,18?, 101,59?, 73,77?, 113,71?, 141,62?, 109,38?, 138,41?). Dan pada konsentrasi 0,1% salinitas 15.000 ppm nilai sudut kontak (133,25?, 70,19?, 57,61?, 101,19?, 90,83?, 80,65?, 100,69?, 87,18?, 67,77?) pada konsentrasi 1% salinitas 15.000 ppm nilai sudut kontak (167,08?, 80,53?, 110,16?, 128,75?, 90,54?, 100,82?, 115,35?, 89,59?, 97,89?).
No other version available