Art Original
Analisa Kebutuhan Air Irigasi Berdasarkan Volume Buangan Limbah Domestik Di Korong Ringan-ringan Nagari Pakandangan Kabupaten Padang Pariaman
Limbah cair menjadi masalah yang amat serius sampai saat ini. Air limbah dapat berasal dari kegiatan rumah tangga. Sebagai negara agraris, Indonesia sangat bergantung akan kebututhan air untuk menunjang sektor pertanian dengan memanfaatkan air dalam jaringan irigasi. Dengan demikian pembangunan saluran irigasi sangat diperlukan untuk menunjang penyediaan bahan pangan, sehingga ketersediaan air di lahan akan terpenuhi walaupun lahan tersebut jauh dari sumber air permukaan (sungai). Menurut BMKG pada tahun 2021 curah hujan kota Padang Pariaman berkisar antara 70 – 700 mm/hari pada bulan Januari – Desember yang mana hal ini terjadi penurunan pada tahun-tahun sebelumnya. Maka dari itu dibutuhkan upaya alternatif pemanfaatan kembali limbah domestik menjadi air irigasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat kuantitas debit limbah domestik guna menambah air irigasi serta untuk mengetahui kebutuhan dan ketersediaan air untu irigasi masyarakat. Pada penelitian ini menghitung kebutuhan dan ketersedian air irigsi dan jumlah besaran debit limbah domestik. Adapun Metode yang digunakan adalah Studi Literatur, Penman Modifikasi, dan F.J. Mock Untuk menghitung nilai ketersedian air irigasi , sehingga didapat analisa perbandingan antara kebutuhan dan ketersediaan air irigasi. Hasil dari penelitian ini adalah jumlah kebutuhan air irigasi total sebesar 7,29 Liter/detik/hektar, sedangkan jumlah total ketersediaan air adalah 10,583 liter/detik/hektar, namun kekurangan air kebutuhan irigasi ( Devisit ) terjadi pada bulan Januari sebesar 0,247 liter/detik/hektar, februari 0,288 liter/detik/hektar, Mei sebesar 0,196 liter/detik/hektar, Juni sebesar 0,388 liter/detik/hektar, Juli sebesar 0,247 liter/detik/hektar, total kekurangan air irigasi sebesar 1,366 liter/detik/hektar yang akan ditambahkan mengunakan air limbah domestik. Pada tahun proyeksi ( 2027 ) didapat jumlah pengunaan air sebesar 2.827.630 Liter/Hari dan jumlah limbah domestik adalah 80% dari pengunaan air sebesar 2.262.104 Liter/Hari, dengan debit total limbah domestik adalah 87.845 Liter/Detik. Luasan total kawasan irigasi pada tahun 2022 adalah 791 Ha, Sehingga dapat disimpulkan bahwa jumlah debit domestik pada tahun proyeksi ( 2027 ) dapat menambah kekurangan air irigasi masyarakat.
No other version available