Art Original
Penilaian Penerapan Konsep Greenship Neighborhood Pada Kawasan Perumahan Cluster Bali Pavilion Di Pekanbaru
Greenship Neighborhood adalah suatu konsep pembangunan berkelanjutan, pembangunan secara disadari atau tidak, minimbulkan masalah lingkungan yang berdampak pada pemanasan global. Meskipun demikian pembangunan perumahan belum sepenuhnya melakukan upaya pencegahan kerusakan lingkungan dengan menciptakan kawasan ramah lingkungan salah satunya Cluster Bali Pavilion. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sejauh mana penerapan Greenship Neighborhood pada kawasan Cluster Bali Pavilion Kota Pekanbaru. Sasaran penelitian mengidentifikasi penerapan konsep Greenship Neighborhood dan menilai tingkat penerapan konsep Greenship Neighborhood di kawasan Cluster Bali Pavilion. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan pendekatan scoring dan kuantitatif. Lokasi penelitian di kawasan perumahan Cluster Bali Pavilion dengan waktu penelitian dari bulan Desember sampai Juni 2021. Pengambilan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara. Populasi dan Sampel penelitian ini adalah penghuni kawasan Cluster Bali Pavilion berjumlah 57 kepala keluarga. Hasil penilaian penerapan Greenship Neighborhood didapatkan tujuh kriteria Greenship Neighborhood terdiri atas Peningkatan ekologi lahan (Land Ecological Enhancement)/LEE delapan poin, Pergerakan dan konektivitas (Movement and Connectivity)/MAC empat poin, Manajemen dan konservasi air (Water Management and Conservation)/WMC enam poin, Limbah padat dan material (Solid Waste and Material)/SWM sepuluh poin, Strategi kesejahteraan masyarakat (Community Wellbeing Strategi)/CWS sepuluh poin, Bangunan dan energi (Building and Energy)/BAE tujuh poin, Inovasi pengembangan dan inovasi (Innovation and Future Development)/IFD dua poin. Untuk penilaian tingkat penerapan Greenship Neighborhood kawasan Cluster Bali Pavilion, skor tertinggi yaitu Limbah padat dan material (Solid Waste and Material)/SWM dan Strategi kesejahteraan masyarakat (Community Wellbeing Strategi)/CWS 10 poin, sedangkan yang terendah Inovasi pengembangan dan inovasi (Innovation and Future Development)/IFD dengan skor dua poin. Sehingga memperoleh peringkat Bronze dengan skor total 44 poin atau 36%.
No other version available