Art Original
Analisa Variasi Voltase Dan Waktu Proses Anodizing Terhadap Bending Strength Dan Ketebalan Lapisan Oksida
Anodizing merupakan proses pelapisan dengan cara elektrolisis untuk melapisi permukaan logam dengan suatu material ataupun oksida yang bersifat melindungi, memperbaiki sifat fisik dan mekaniknya. Pada proses anodizing, tegangan dan waktu memegang peranan penting dalam pembentukan lapisan oksida. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan mekanik pada lapisan oksida. Pada penelitian ini, material yang akan dilapisi adalah velg motor yang menggunakan alumunium 6061 sebagai anoda, dan alumunium penghantar sebagai katoda. Spesimen hasil anodizing diukur ketebalannya dan dilakukan pengujian adhesivitas untuk mengetahui kekuatan mekanik pada lapisan oksida. Tegangan yang digunakan adalah 16 volt dan 20 volt dan waktu pencelupan 5 menit, 10 menit, dan 15 menit. Spesimen hasil anodizing ditimbang dan diukur ketebalannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi tegangan yang di berikan dan lama waktu pencelupan, maka semakin tinggi nilai ketebalan yang didapat. Nilai ketebalan tertinggi diperoleh pada spesimen yang dicelup dengan tegangan 20 volt dalam waktu pencelupan 15 menit yaitu sebesar 49,24 µm. sedangkan nilai ketebalan terendah terjadi pada spesimen dengan tegangan 16 volt dalam waktu pencelupan 5 menit yaitu sebesar 30,22 µm. Tetapi, Dari hasil pengamatan tampak fisik yang bagus dengan warna biru cerah pada alumunium dengan tegangan 20 volt dan waktu pencelupan 10 menit. Penambahan tegangan dan waktu pada proses anodizing tidak banyak mempengaruhi penampilan fisik, namun demikian tegangan yang besar dan waktu yang lebih lama memberikan hasil biru lebih gelap dan tegangan yang kecil dan waktu yang sedikit memberikan hasil kecerahan warna biru yang kurang cerah. Pada pengujian adhesivitas pada anodizing terdapat sedikit perbedaan pada lapisan oksida dimana pada waktu pencelupan 10 menit terjadi sedikit kekasaran permukaan lapisan pada bagian lekukan yang terkena radius bend test, sedangkan dengan waktu pencelupan 15 menit terjadi lebih banyak kekasaran permukaan lapisan pada bagian lekukan yang terkena radius bend test, namun dengan waktu pencelupan 5 menit tidak terjadi kekasaran permukaan lapisan pada bagian lekukan yang terkena radius bend test. Hal ini disebabkan karena semakin lama waktu pelapisan akan berpengaruh pada tebal lapisan dan hasil bend test.
No other version available