Art Original
Peranan Penting Injeksi Pour Point Depressant (ppd) Untuk Menjaga Aliran Crude Oil Saat Terjadinya Penurunan Temperatur Pada Export Line Lapangan As
Crude oil merupakan komponen senyawa hidrokarbon yang secara alami terbentuk dari bahan fosil, mengalami pengendapan, pemanasan dan proses sedimentasi di dalam perut bumi. Komponen yang terkandung didalam hidrokarbon mengandung zat parafin yang dapat menyebabkan pengendapan (wax). Pembentukan wax disebabkan oleh kondisi crude oil berada pada titik dibawah WAT. Pada export line lapangan AS terjadinya congeal akibat penurunan suhu lingkungan terutama pada musim hujan. Adanya endapan lilin apabila tidak dicegah maka dapat membentuk kristal, sehingga memperkecil inside diameter pipa dan menyebabkan bertambahnya daya kerja pompa. Dalam penelitian ini dilakukan kajian upaya pencegahan endapan lilin pada pipa export line dengan menginjeksikan chemical PPD diharapkan dengan treatment tersebut mampu mencegah terjadinya deposit lilin. Adapun kegunaan injeksi chemical PPD yaitu dapat menurunkan pour point dengan demikian crude oil tetap pada kondisi diatas WAT. Penelitian ini bersifat field experiment dilakukan di area proyek PT. Nalco Champion. Adapun tahapannya, pertama melakukan screening pruduck chemical PPD (85 product PPD) dengan konsentrasi 2000 PPM dengan metode bottole dan U-tube test. Kemudian, dari 85 jenis PPD yang diuji terdapat 9 jenis PPD yang dipilih berdasarkan hasil penurunan temperature pour point yang diperoleh. Pengujian tahap ketiga dilakukan dengan menaikan konsentrasi PPD sebesar 4000 PPM. Maka, dari 9 jenis PPD terdapat 6 sampel yang menunjukan performa yang baik. Kemudian, dari ke-6 sampel terdapat 2 sampel PPD yang kompatibel yaitu F2206 dan F2218. Adapun konsentrasi yang dibutuhkan chemical PPD pada tiap GS lapangan AS sebesar 1000-1500 PPM. Hasil pengujian membuktikan dengan konsentrasi tersebut sudah mampu menurunkan temperature pour point sebesar 3-4 oC. Kata Kunci: Wax, Pour Point, PPD, Bottle and U-tube test
No other version available