Art Original
Analisis Pengaruh Additive Graphene Oxide Terhadap Compressive Strength Dan Shear Bond Strength Semen Pemboran
Compressive Strength (CS) dan Shear Bond Strength (SBS) merupakan salah satu indikator dalam menentukan kualitas semen pemboran. CS dan SBS yang kuat akan merekatkan casing dengan dinding formasi sehingga mencegah terjadinya pergerakan fluida melalui ruang annular, melindungi dan membantu casing menghentikan pergerakan fluida ke dalam formasi yang retak. Aditif yang biasa digunakan untuk meningkatkan kekuatan semen adalah bentonite namun dikarenakan bersifat banyak menyerap air sehingga volume suspensi semen bertambah, setiap penambahan 1% bentonite harus ditambahkan 5,3% air (BWOC) API yang artinya nilai yield semen, permeabilitas dan viskositas meningkat tetapi nilai compressive strength menurun. Namun seiring dengan perkembangan teknologi dibidang bahan nano teknologi, Graphene Oxide (GO) sangat berpeluang untuk meningkatkan nilai CS dan SBS semen pemboran. Pada penelitian ini GO disiapkan dengan mensintesis cangkang kelapa sawit menggunakan alat pyrolysis selama 12 jam pada suhu 300°C sampai memperoleh karbon yang berukuran 400 mesh, karbon tersebut dieksfoliasi dengan metode Liquid Phase Exfoliation menggunakan acetone yang disonikasikan selama 4 jam, kemudian disentrifugasi dengan kecepatan 1000 RPM selama 3 jam pada suhu ruangan. Sampel diuji dengan XRD untuk mengidentifikasi dan menganalisa fasa pada graphene oxide. Selanjutnya sampel dipakai pada suspensi semen pemboran dan diuji pada variasi konsentrasi berapa nilai compressive dan shear bond strengthnya mendapatkan hasil optimal. Variasi konsentrasi sampel GO cangkang kelapa sawit sebesar 0,02%, 0,035%, 0,05%, 0,065% dan 0,08% lalu dibandingkan dengan semen standar. Berdasarkan pengujian dengan XRD didapatkan nilai puncak difraksi karbon pada 29o dan pada difraksi GO diperoleh 26,64o hal ini menandakan sudah terbentuknya kristal dengan sistem heksagonal sesuai dengan pola ICSD. Dari bertambahnya 0,02% hingga 0,065 % GO nilai CS semen naik, namun pada 0,08% menurun dan didapatkan pada hasil 0,065% GO merupakan nilai CS yang optimum dari 2730,02psi (semen standar) menjadi 4407,83psi. Dan dari bertambahnya 0,02% hingga 0.05% GO nilai SBS terus naik namun pada 0,065% menurun dan didapatkan pada hasil 0,05% merupakan nilai SBS optimum dari 550,38psi (semen standar) menjadi 812,41psi.
No other version available