Art Original
Strategi Pengelolaan Bank Sampah Mutiara“the Gade Clean & Gold” Di Kelurahan Tuah Kar Kecamatan Tuah Madani
Penelitian ini dilakukan pada Kelurahan Tuah Karya, Kecamatan Tuah Madani. Permasalahan utama pengelolaan sampah pada bank sampah mutiara “the gade clean & gold” yaitu masih ditemukan sarana dan prasarana yang belum terpenuhi, tumpukan sampah yang memenuhi tempat penyimpanan sampah dan pengangkutan yang tidak rutin. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyusun strategi pengelolaan bank sampah mutiara “the gade clean & gold” di Kelurahan Tuah Karya Kecamatan Tuah Madani Kota Pekanbaru. Analisis pengelolaan bank sampah menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui observasi lapangan dan datadata sekunder, sementara analisis untuk tingkat partisipasi masyarakat menggunakan teori tangga arstein dengan memberikan skor penilaian menggunakan skala guttman, serta analisis untuk strategi pengelolaan bank sampah menggunakan metode analisis logical framework analysis (LFA). Hasil analisis pengelolaan bank sampah masih ditemukan sarana dan prasarana yang belum terpenuhi, seperti tempat penyimpanan sampah yang tidak bersekat dan tidak tersedianya wadah yang dilengkapi label/tanda, pengangkutan di bank sampah mutiara yang dilaksanakan jika beberapa jenis sampah telah mencapai satu mobil atau setengah mobil, menyebabkan penumpukan sampah di tempat penyimpanan sampah. Hasil analisis tingkat partisipasi masyarakat menunjukkan tingkat partisipasi tertinggi berada pada tingkat informing sebesar 78,24% yaitu meskipun nasabah sudah mendapat informasi beserta undangan mengenai program pengelolaan bank sampah akan tetapi sebagian dari nasabah tidak mengikuti program tersebut, dalam hal ini maka terlihat kurangnya partisipasi dari nasabah terhadap pengelolaan bank sampah. Hasil arahan penanganan strategi pengelolaan bank sampah yaitu dengan melengkapi sarana dan prasarana yang belum terpenuhi, melakukan sosialisasi serta memberlakukan sistem reward agar dapat mendorong kembali minat masyarakat dan memiliki nilai jual dengan investasi tabungan emas pegadaian melalui penyetoran sampah dan memenuhi ketentuan dengan pengangkutan sampah paling lama sebulan sekali agar tidak menimbulkan tumpukan sampah ditempat penyimpanan sampah.
No other version available