Art Original
Analisa Tebal Perkerasan Kaku Dengan Menggunakan Metode Pd T-14-2003 Pada Ruas Jalan Kubang Raya Provinsi Riau
Jalan Kubang Raya adalah ruas jalan nasional yang menghubungkan antara simpang Panam dengan simpang Kubang. Jalan ini memiliki 2 lajur – 2 arah dengan lebar 7 meter dan panjang ruas jalan ±12000 meter. Kondisi eksisting jalan sekarang masih menggunakan aspal tetapi jika dilihat secara langsung, sudah mulai banyak mengalami kerusakan jalan seperti jalan retak-retak, bergelombang dan ada juga berupa berlubang. Peningkatan jalan ke perkerasan kaku dilakukan agar jalan bisa menjadi lebih kuat, awet dan kokoh. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan tebal perencanaan perkerasan kaku selama umur rencana 40 tahun. Metode penelitian ini menggunakan metode Bina Marga Pd T-14-2003 untuk mengetahui tebal perkerasan beton yang digunakan. Dengan menghitung repetisi beban yang terjadi, faktor rasio tegangan, faktor erosi untuk menentukan persentase kerusakan fatik dan kerusakan erosi. Hasil dari analisis terhadap lalu lintas harian rata-rata dengan jumlah kendaraan 11155 kendaraan/hari/2arah. jumlah sumbu kendaraan niaga selama umur rencana 40 tahun adalah 208574249,5. Hasil analisa tebal perkerasan kaku didapatkan tebal pelat beton adalah 28 cm dengan mutu K450, lapisan campuran beton kurus K125 setebal 10 cm. Perencanaan menggunakan jenis perkerasan beton semen bersambung tanpa tulangan. Kemudian jarak sambungan memanjang 3,5 m dilengkapi dengan batang pengikat (tie bars) diameter baja ulir 16 mm, jarak antar batang 75 cm, panjang batang 70 cm, dan jarak sambungan melintang 5 m dilengkapi dengan ruji (dowel) batang polos panjang 45 cm, jarak antar ruji (dowel) 30 cm menggunakan batang polos diamter 36 mm. Diperoleh repetisi izin erosi yang terjadi untuk jenis kendaraan dalam persen rusak STRG 71,57, STdRg 3,98. Repetisi ijin fatik yang terjadi untuk kendaraan lainnya tidak terhingga. Maka dapa disimpulkan sebagai rusak fatik 0% dan rusak erosi 75,55%.
No other version available