Art Original
Pengaruh Rendaman Terhadap Ucs Pada Stabilisasi Tanah Gambut Dengan Campura Semen Dan Difa Soil Stabilizer
Stabilisasi tanah adalah proses untuk memperbaiki tanah dasar dengan menambahkan material lain atau secara mekanis untuk memenuhi persyaratan kekuatan dan durability tanah untuk pekerjaan jalan, (PUPR, 2010). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui sifat fisik tanah asli, nilai kepadatan tanah setelah distabilisasi, nilai UCS tanah setelah distabilisasi, dan pengaruh rendaman terhadap nilai UCS setelah distabilisasi. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif dalam hal ini adalah dengan melakukan pengujian laboratorium. Metode pengujian ini adalah dengan pengujian Proctor Standar dan pengujian UCS. Stabilisasi Tanah menggunakan bahan tambah semen dan DIFA Soil Stabilizer. Komposisi yang dilakukan adalah tanah asli ditambah semen 5%, 8%, dan 10%, nilai UCS tertinggi dari variasi semen ditambah dengan DIFA Soil Stabilizer 1%; 1,5%; dan 2%. Kemudian nilai UCS tertinggi terhadap pencampuran semen dan DIFA Soil Stabilizer dilakukan uji UCS dalam keadaan soaked. Hasil pengujian sifat fisik tanah berupa kadar air sebesar 286,658%, berat jenis sebesar 1.444, analisa saringan tertahan No.200 sebesar 97,2 %, kadar serat sebesar 73,4%, serta masuk kedalam simbol PT pada identifikasi secara visual (ASTM D2488). Nilai kepadatan tanah asli Kecamatan Teluk Meranti berdasarkan uji Proctor Standar sebesar 4,99 kN/m³. Nilai UCS tanah asli kondisi unsoaked adalah sebesar 174,29 kN/m². Nilai UCS keadaan unsoaked diperoleh nilai tertinggi sebesar 273,448 kN/m² pada tanah ditambah semen 10%. Nilai UCS dalam keadaan unsoaked diperoleh nilai tertinggi sebesar 305,00 kN/m² pada tanah ditambah semen 10% dan DIFA Soil Stabilizer 2%. Nilai UCS tertinggi pada tanah campuran semen 10% dan DIFA Soil Stabilizer 2% pada umur 1 hari sebesar 255,59 kN/m².
No other version available