Art Original
Analisa Kapasitas Dukung Dan Penurunan Bore Pile Pada Pembangunan Rumah Kost Di Jakarta Selatan
Kota Jakarta memiliki struktur tanah yang lunak yang merupakan bekas cekungan terisi sedimen sampah dan material lainnya. Tanah lunak tersebut akan mengalami penurunan permukaan secara terus menerus sebesar 4 hingga 12 cm, maka dalam pembangunan pada area tersebut dibutuhkan pondasi yang sangat baik yang dapat mencapai struktur tanah yang keras (Makarim, 2015). Penelitian ini bertujuan untuk menghitung kemampuan dari pondasi bore pile dalam menopang beban dari Rumah Kost. Dalam analisa kekuatan pondasi bore pile diperlukan untuk menghitung daya dukung ijin terlebih dahulu dengan metode Schertman and Nottingham, dan metode mayerhoff. Kemudian menghitung penurunan pondasi bore pile menggunakan metode poulus and davis, dan metode Elemen Hingga. Hasil analisa pada titik sondir S-1 dengan metode Schertman dan Nottingham didapat besaran daya dukung ijin tiang tunggal sebesar 40,5 ton untuk pondasi kedalaman 10 meter. Dari hasil pada titik sondir S-2 di dapatkan daya dukung ijin 39,4 ton untuk pondasi kedalaman 16 meter. Sedangkan dengan metode Mayerhoff daya dukung ijin tunggal pondasi bore pile pada titik sondir S-1 sebesar 63,96 ton dan pada titik sondir S-2 sebesar 40,68 ton. Hasil penurunan dengan metode Paulus dan davis sebesar 1,6 cm, dan dari analisis metode Elemen Hingga dengan bantuan software plaxis pada titik sondir S-1 didapat nilai penurunan sebesar 3,546 cm pada titik sondir S-2 nilai penurunan didapat sebesar 11,16 cm. Berdasarkan pasal 9.2.4.3 SNI 8460:2017 Persyaratan Desain Goeteknik Mengurangi total izin tidak lebih dari 15cm, maka penurunan yang terjadi pada analisa ini dapat dikatakan aman.
No other version available