Art Original
Analisis Headloss Pada Flowline Sumur Injeksi Lapangan Kurnia Menggunakan Metode Darcy-weisbach
Pada dasarnya setiap pipa-pipa yang mempunyai debit aliran tertentu, dengan panjang dan diameter pipa yang berbeda selalu mengalami penurunan tekanan yang berbeda pula. Penurunan tekanan ini harus dianalisis agar di dalam proses menginjeksikan air sesuai dengan yang diharapkan. Head loss perlu dilakukan supaya tekanan injeksi air sesuai dengan yang dibutuhkan. Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk menghitung besarnya headloss pada flowline sumur in-jeksi, menganalisis penyebab terjadinya headloss pada flowline sumur injeksi, dan membandingkannya dengan hasil real. Metode yang digunakan untuk menganalisa headloss pada flowline sumur injeksi yaitu metode Darcy-Weisbach. Dengan metode Darcy-Weisbach maka dilakukan analisa headloss pada flowline Lapangan Kurnia dan setiap diameter pipa akan diketahui seberapa besar nilai headloss nya. Dari hasil perhitungan menggunkaana metode Darcy Weisbach tekanan pada flowline sumur Injeksi Lapangan Kurnia, maka dapat diketahui bahwa penyebab terjadinya Headloss yang besar pada flowline adalah Nilai Q yang mengalir pada Diameter Pipa yang berukuran kecil akan mempengaruhi nilai Headlossnya. Hal ini terjadi karena nilai Headloss mayor dan Headloss mi-nor pada diameter tkecil sangat besar. Panjang pipa juga mempengaruhi besarnya nilai headloss pada Lapangan Kurnia. pada zona North terdapat nilai Headlos tertinggi pada sumur K#3 dengan diameter pipa sebesar 12” dan panjang pipa 6300 Meter dengan nilai headlos sebesar 4.978,86 m. Sedangkan pada zona South terdapat nilai Headloss tertinggi pada sumur K#6 dengan diameter pipa sebesar 8” dan panjang pipa 2250 Meter, dengan nilai headloss sebesar 9.195,40. Kemudia pada sumur K#4 yang berdiameter pipa 20” serta panjang pipa 100 Me-ter mendekati Tekanan Actual pada lapangan Kurnia dengan hasil persentase 96.66%
No other version available