Art Original
Analisis Dan Pemetaan Daerah Rawan Banjir Berbasis Menggukan Drone Di Desa Buluh Cina, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau
Penelitian dilakukan di Desa Buluh Cina, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh geomorfologi dan daerah aliran sungai (DAS), keefektivitas penggunaan drone dalam pemetaan dan analisis daerah rawan banjir, dan faktor yang penyebab terjadinya banjir di daerah penelitian. Metode yang digunakan yaitu pengumpulan data primer yaitu pemetaan rawan banjir dan pemanfaatan drone dan data sekunder seperti menggunakan data base tutupan lahan, data curah hujan dari BMKG dan penggunaan geologi regional daerah penelitan. Berdasarkan hasil analisis yang telah di lakukan pengaruh geomorfologi pada Stasiun 2, 5, 6 dan 8 disebabkan oleh permukaan topografi sangat landai dengan kemiringan 2-7 persen dan 2-3 derajat. Sedangkan, Stasiun 1, 3, 4, 7, 9 dan 10 banjir terjadi akibat kemiringan lereng yang datar. Pengaruh DAS pada daerah penelitian mengalir menuju induk sungai kampar yang berada di tengah desa buluh cina. Saat musim hujan, debit air induk sungai kampar meningkat pesat, sehingga air aliran sungai di desa tidak dapat mengalirkan ke induk sungai dan membanjiri kawasan permukiman di sekitarnya. Keefektifitas penggunaan drone menunjukkan daerah rawan banjir Desa Buluh Cina memiliki tiga kategori daerah rawan banjir, yaitu: Daerah tidak rawan 5%, Daerah cukup rawan 15% dan daerah rawan 80% dari total area penelitian. Faktor Curah hujan dengan rata-rata curah hujan tertinggi pada bulan Desember dalam kurun waktu 3 tahun terakhir yaitu sebesar 352 mm dan faktor lain seperti konversi lahan menjadi kawasan permukiman padat mengurangi area resapan air dan meningkatkan risiko banjir. Serta kenaikan permukaan air sungai selama musim hujan dapat memperparah genangan air di daerah rawan banjir.
No other version available