Art Original
Pengaruh Penambahan Larutan (c12 H22 O11) Terhadap Sifat Mekanis Komposit Polymer Berpenguat Serat Fiber Sintetis Aramid Dan Resin Epoxy Sebagai Perekat
Serat fiber sintetis aramid merupakan salah satu serat yang banyak digunakan untuk kebutuhan komponen otomotif. Dimana serat fiber sintetis aramid atau dikenal di pasaran dengan nama Kevlar banyak digunakan sebagai aksesoris atau komponen bodi pada bagian kendaraan bermotor baik mobil ataupun motor. Permasalahn yang sering terjadi pada bodi kendaraan yang menggunakan serat yang pembuatannya secara handmade atau custom banyak bengalami patah akibat benturan keras yang disebabkan karena kendaraan mengalami kecelakaan atau menghantam benda yang ada di jalan. Penelitian ini mengguanakan tambahan larutan (C12 H22 O11) sebagai campuran yang bertujuan memperlambat pembekuan pada campuran serin epoxy yang mempermudah tehapan pengaplikasian serat yang ingin di cetak. Untuk mengetahui sifat mekanik dari bahan komposit serat fiber sintetis aramid maka diperlukan pengujian terhadap ketangguhan bending dan kekuatan impact. Dengan variasi komposisi serat adalah 15 % serat + 85 % resin. 15 % serat + 75 % resin + 10 % gula. 15 % serat + 65 % resin + 20 % gula. 15 % serat + 55 % resin + 30 % gula. Kemudian spesimen akan diuji dan akan didapatkan data hasil pengujian selanjutnya data akan dianalisa untuk mendapatkan atau mengetahui variasi komposit yang terbaik. Dari hasil pengujian yang telah dilakukan maka diperoleh variasi komposit yang memiliki sifat material yang terbaik yakni pada variasi 15 % serat + 65 % resin + 20 % gula yang menghasilkan nilai elongasi uji bending terbaik 7.0 %, nilai beta ?? uji impak terbaik 125
No other version available