Art Original
Eksistensi Guru Seni Budaya Sman 5 Tualang Kabupaten Siak Dalam Menarikan Tari Melayu Di Aplikasi Tiktok
EKSISTENSI GURU SENI BUDAYA SMAN 5 TUALANG KABUPATEN SIAK DALAM MENARIKAN TARI MELAYU DI APLIKASI TIKTOK FITA MAHARANI 196710922 ABSTRAK Penggunaan media sosial TikTok sebagai media yang dapat memperkenalkan seni tari serta mengeksplor bakat menari di kalangan guru seni budaya di SMAN 5 Tualang Kabupaten Siak telah eksis di masyarakat khususnya pada tarian melayu. Masalah yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana eksistensi guru seni budaya SMAN 5 Tualang dalam menarikan tari melayu di aplikasi TikTok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui eksistensi guru seni budaya SMAN 5 Tualang dalam menarikan tari melayu di aplikasi TikTok. Teori yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teori eksistensi menurut Dagun (1990:19) dalam buku filsafat eksistensi yang menyatakan bahwa setiap hal yang ada itu memiliki eksistensi yang dipengaruhi oleh aspek aktivitas kerja, memiliki fakta, dan usaha untuk mempertahankan eksistensinya. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini berjumlah 4 orang guru seni budaya di SMAN 5 Tualang. Teknik analisis datanya yaitu reduksi data, display data/penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa eksistensi guru seni budaya SMAN 5 Tualang Kabupaten Siak dalam menarikan tari melayu di aplikasi TikTok berdasarkan (i) aktivitas kerja yaitu bentuk penyajian tarian melayu di aplikasi Tiktok, jadwal dan sistem latihan, serta persiapan yang dilakukan sebelum menarikan tari melayu di aplikasi Tiktok, (ii) berdasarkan fakta yang dimiliki ditandai dengan adanya tujuan, memiliki popularitas, mendapatkan manfaat, dan penggunaan musik serta kostum, (iii) berdasarkan usaha mempertahankan eksistensinya dibuktikan dengan melakukan latihan rutin, mengajak teman serta kaum muda untuk mempromosikan tari melayu lewat aplikasi Tiktok maupun media sosial lainnya, dan membangun relasi dengan pemerintah daerah.
No other version available