Art Original
Pengaruh Temperature, Pressure Serta Kemurnian Lean Teg Terhadap Pengurangan Water Content Gas Outlet Contactor Pada Proses Dehydration Gas Alam Menggunakan Simulasi Aspen Hysys V. 10
Permasalahan yang ada pada plant ini adalah banyak nya kandungan uap air (water content) pada gas alam yang dimana kandungan H2O pada component gas alam disini mencapai 0.3192 dari sumur, bahkan gas alam yang telah mengalami pemisahan secara chemical di separator masih 0.0019 H2O nya dan water content 19.54 Lbs/MMSCF. Dalam dunia industry kandungan uap air yang diperbolehkan yaitu < 7 Lbs/MMSCF yang sesuai dengan spesifikasi pipa. Maka dari itu perlu dilakukan proses dehidrasi gas pemisahan kadar uap air pada gas alam dengan metode absorpsi menggunakan absorben triethylene glycol (TEG) yang dimana proses ini dilakukan di contactor atau absorber atau yang disebut Glycol Dehidrasi Unit (GDU). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh temperature, pressure dan kemurnian TEG pada lean glycol terhadap pengurangan water content pada proses absorpsi dengan menggunakan simulasi Aspen Hysys V. 10. Berdasarkan data actual yang didapat pada temperature lean TEG 100 jumlah kadar water content 11.60 Lbs/MMSCF sedangkan pada simulasi 10.03 Lbs/MMSCF. Besar nya jumlah water content yang didapat pada dry gas dipengaruhi oleh Temperatur, pressure serta kemurnian TEG dari lean glycol. Dari simulasi sensitivitas study penelitian, maka didapatkan temperatur lean glycol 90 yang memiliki water content paling rendah yaitu 1.012 Lbs/MMSCF dan selanjutnya pada pressure 875 Psig yaitu jumlah water contentnya 1.170 lbs/MMSCF serta pada kemurnian glycol 99 % didapatkan 0.314 lbs/MMSCF. Dan setelah digabungkan setiap parameter yang telah mendapatkan jumlah water content paling rendah, maka kadar water content pada dry gas adalah 0.279 lbs/MMSCF.
No other version available