Art Original
Analisa Potensi Kembang Susut Tanah Studi Kasus : ( Ruas Jalan Tapung - Tandun, Kecamatan Tapung Hulu Kabupaten Kampar, Provinsi Riau )
Tanah ekspansif adalah tanah yang mengalami perubahan volume akibat perubahan kadar air dalam lapisan tanah. Tanah ekspansif mengandung mineral-mineral lempung seperti smektit dan montmorilonit yang mampu menyerap air. Ketika mineral tersebut menyerap air maka volume tanah akan meningkat. Tanah lempung yang digunakan diambil dari Ruas jalan Tapung-Tandun , Kawasan Kota Batak, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, Prov Riau yang ditinjau dari jenis kerusakan jalan. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini yaitu melakukan Analisa studi kasus terhadap potensi kembang susut tanah pada ruas jalan Tapung-Tandun yang apakah berpotensi terhadap kerusakan jalan. Metode pengujian tanah dilakukan terhadap sifat fisis dan mekanis.pengujian properties yang dilakukan yakni, kadar air, berat jenis, batas Atterberg, Analisa hidrometer dan pengujian mekanis dilakukan uji CBR yang dilaksanakan di laboratorium. Selain itu, variasi waktu pemeraman yang digunakan adalah 0, 4, dan 7 hari, sementara waktu perendaman yang digunakan adalah 4 hari. Berdasarkan pengujian, diperoleh bahwa nilai CBR tanah asli dan tanah campuran meningkat seiring dengan peningkatan waktu pemeraman. Pada pemeraman 0 hari didapatkan nilai CBR sebesar 8,15% pada pemeraman 4 hari sebesar 11,49%, dan 7 hari sebesar 12,9%, untuk nilai CBR rendaman (Soaked) pada perendaman 4 hari sebesar 4,99% untuk potensi pengembangan yang didapatkan sebesar 0,144%, dan tingkat keaktifan pengembangan tanah sebesar 0,11%,hal ini menunjukkan bahwa tanah pada ruas jalan Tapung-Tandung memiliki potensi pengembangan yang rendah
No other version available