Art Original
Evaluasi Penggunaan Shroud Untuk Meningkatkan Esp Performance Pada Sumur X Dan Y Di Lapangan Rp
Seiring berjalan nya waktu, akan terjadi penurunan produksi dan dilakukan upaya peningkatan dengan menggunakan Artificial lift. Electrical Submersible Pump (ESP) sangat cocok pada sumur dalam dan kapasitas produksi yang besar. Untuk menjaga ESP performance, kondisi sumur dan karakteristik fluida dianggap perlu sebagai pertimbangan terkait pemilihan unit ESP yang cocok serta peralatan tambahan yang dibutuhkan. Sehingga dapat meminimalisir resiko failure yang terjadi dan memperoleh Runlife yang tinggi. Hasil tersebut dapat dimonitoring secara rutin dan dilakukan evaluasi terhadap Performance setiap waktu. ESP sangat rentan terhadap kondisi Low Influx dan Sumur yang memiliki Gas Oil Ratio (GOR) tinggi. Dengan cara menurunkan set dibawah perforasi merupakan salah satu cara untuk memitigasi hal tersebut. Namun, yang diperoleh dari tindakan tersebut yaitu fluida yang melewati ESP motor berpotensi tidak mencapai nilai standar yang dibutuhkan yaitu 1 ft/s. Dengan menggunakan Shroud, menjadi solusi untuk mendapatkan kecepatan minimum yang harus dialiri fluida untuk proses pendinginan ESP Motor. Dengan melakukan kajian terhadap laju alir yang dibutuhkan ESP motor pada saat beroperasi untuk proses pendinginan. Banyak kasus ESP failure yang disebabkan oleh Motor failure. Sehingga dengan mempertimbangkan hal ini, diharapkan ESP performance dapat meningkat dengan dibuktikan Runlife yang lama dan Resiko Failure pada ESP tidak terjadi Kata kunci: Electrical Submersible Pump, Runlife, Gas Oil Ratio, Low Influx, Shroud, ESP Failure, Motor Failure
No other version available