Art Original
Penginjeksian Nanofluids Sebagai Metode Eor Untuk Meningkatkan Perolehan Minyak Menggunakan Simulasi Reservoir
Keberhasilan nanofluids pada skala laboratorium (coreflooding) membuat ketertarikan penginjeksian pada skala lapangan. Perolehan minyak menggunakan nanofluids dipengaruhi berbagai macam parameter seperti konsentrasi dari nano, ukuran partikel, laju injeksi dan bersaran volume slug. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan skenario terbaik untuk mendapatkan konsentrasi dan laju injeksi yang optimal untuk diterapkan di Lapangan X. Pemodelan base case Lapangan X dilakukan menggunakan Simulator CMG STARS dengan menginput data fluida reservoir, data karakteristik resesrvoir dan data fluida injeksi. Ada beberapa skenario yang direncanakan untuk penginjeksian pada Lapangan X dengan data konsentrasi (0,01 wt%, 0,05 wt% dan 0,1 wt%) serta slug yang digunakan 0.3PV dan Laju injeksi (1600 bbl/day, 2300 bbl/day dan 3000 bbl/day) sebagai parameter sensitivitas. Hasil dari running skenario tersebut dibandingkan dengan hasil waterflooding. Berdasarkan simulasi yang telah dilakukan bahwa semakin tinggi konsentrasi maka semakin besar juga oil recovery yang dihasilkan karena berpengaruh terhadap penurunan nilai IFT. Disisi lain tingginya konsentrasi akan menyebabkan imparment permeability. Pada injeksi nanofluids konsentrasi yang direkomendasikan 0,05 wt% dan laju injeksi 3000 bbl/day dengan volume injeksi 0,3PV dengan nilai recovery factor yang dihasilkan 79,31%.
No other version available