Art Original
Evaluasi Pelaksanaan Injeksi Air Menggunakan Metode Exponential Decline Curve Analysis Dengan Pola Irregular Pada Lapangan “mr”
Pada lapangan MR sudah dilakukan proyek injeksi air (waterflood) pada tahun 1993 hingga sampai saat ini masih menggunakan tenaga dorong yang berasal dari injeksi air (waterflood) dengan pola penyebaran irregular. Adapun tujuan dari dilakukannya evaluasi pada lapangan MR adalah untuk mengetahui tingkat keberhasilan proyek waterflood dengan melihat nilai recovery factor sehingga diketahuinya produktifitas lapangan MR di masa yang akan datang, jumlah minyak yang terproduksikan serta sisa cadangan yang masih dapat diambil pada lapangan MR sehingga dari hasil tersebut akan diketahui juga apakah lapangan MR dapat dikembangkan setelah mencapai batas economic limit dengan proyek waterflood. Berdasarkan hasil dari penelitian didapatkan nilai recovery factor lapangan MR sebesar 83,7%, dengan nilai recovery factor sebesar itu maka dapat dikatakan proyek injeksi air berhasil. Adapun dari hasil penelitian telah menjawab bahwa sumur produksi MR-01 dari tahun 1993 dan mencapai economic limit pada Juni 2027 dengan kumulatif minyak sebesar 3.793.431 bbl. Pada sumur produksi MR-02 mulai berproduksi pada tahun 1993 hingga mencapai economic limit pada Desember 2027 dengan kumulatif minyak sebesar 5.563.528 bbl. Sedangkan pada sumur MR-03 mulai berproduksi pada tahun 1993 hingga mencapai economic limit pada september 2022, dengan kumulatif minyak sebesar 1.482.078. Pada sumur produksi MR-04 mulai berproduksi pada tahun 1993 hingga mencappai economic limit pada Desember 2033 dengan total kumulatif minyak sebesar 1.492.466 bbl. Sedangkan pada sumur produksi MR-05 mulai berproduksi pada tahun 1993 hingga mencapai ekonomik limit pada Desember 2032 dengan total kumulatif minyak sebesar 7.068.411 bbl. Pada sumur MR-06 mulai berproduksi pada tahun 1993 hingga mencapai economic limit pada Desember 2027 dengan kumulatif nya yang di dapatkan sebesar 1.252.581 bbl. Sedangkan sumur MR-07 mulai berproduksi pada tahun 1993 dan mencapai economic limit pada Maret 2025 dengn kumulatif minyak sebesar 1.970.066 bblPada lapangan MR sudah dilakukan proyek injeksi air (waterflood) pada tahun 1993 hingga sampai saat ini masih menggunakan tenaga dorong yang berasal dari injeksi air (waterflood) dengan pola penyebaran irregular. Adapun tujuan dari dilakukannya evaluasi pada lapangan MR adalah untuk mengetahui tingkat keberhasilan proyek waterflood dengan melihat nilai recovery factor sehingga diketahuinya produktifitas lapangan MR di masa yang akan datang, jumlah minyak yang terproduksikan serta sisa cadangan yang masih dapat diambil pada lapangan MR sehingga dari hasil tersebut akan diketahui juga apakah lapangan MR dapat dikembangkan setelah mencapai batas economic limit dengan proyek waterflood. Berdasarkan hasil dari penelitian didapatkan nilai recovery factor lapangan MR sebesar 83,7%, dengan nilai recovery factor sebesar itu maka dapat dikatakan proyek injeksi air berhasil. Adapun dari hasil penelitian telah menjawab bahwa sumur produksi MR-01 dari tahun 1993 dan mencapai economic limit pada Juni 2027 dengan kumulatif minyak sebesar 3.793.431 bbl. Pada sumur produksi MR-02 mulai berproduksi pada tahun 1993 hingga mencapai economic limit pada Desember 2027 dengan kumulatif minyak sebesar 5.563.528 bbl. Sedangkan pada sumur MR-03 mulai berproduksi pada tahun 1993 hingga mencapai economic limit pada september 2022, dengan kumulatif minyak sebesar 1.482.078. Pada sumur produksi MR-04 mulai berproduksi pada tahun 1993 hingga mencappai economic limit pada Desember 2033 dengan total kumulatif minyak sebesar 1.492.466 bbl. Sedangkan pada sumur produksi MR-05 mulai berproduksi pada tahun 1993 hingga mencapai ekonomik limit pada Desember 2032 dengan total kumulatif minyak sebesar 7.068.411 bbl. Pada sumur MR-06 mulai berproduksi pada tahun 1993 hingga mencapai economic limit pada Desember 2027 dengan kumulatif nya yang di dapatkan sebesar 1.252.581 bbl. Sedangkan sumur MR-07 mulai berproduksi pada tahun 1993 dan mencapai economic limit pada Maret 2025 dengn kumulatif minyak sebesar 1.970.066 bbl
No other version available