ETD - UIR

Electronic Thesis and Dissertation

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
    Member Login Online Registration
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject NPM Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Evaluasi Pelaksanaan Injeksi Air Menggunakan   Metode Exponential Decline Curve Analysis Dengan Pola Irregular Pada Lapangan “mr”
Bookmark Share

Art Original

Evaluasi Pelaksanaan Injeksi Air Menggunakan Metode Exponential Decline Curve Analysis Dengan Pola Irregular Pada Lapangan “mr”

Mahardika Rahmaini - Personal Name; Richa Mellysa - Personal Name;

Pada lapangan MR sudah dilakukan proyek injeksi air (waterflood) pada tahun 1993 hingga sampai saat ini masih menggunakan tenaga dorong yang berasal dari injeksi air (waterflood) dengan pola penyebaran irregular. Adapun tujuan dari dilakukannya evaluasi pada lapangan MR adalah untuk mengetahui tingkat keberhasilan proyek waterflood dengan melihat nilai recovery factor sehingga diketahuinya produktifitas lapangan MR di masa yang akan datang, jumlah minyak yang terproduksikan serta sisa cadangan yang masih dapat diambil pada lapangan MR sehingga dari hasil tersebut akan diketahui juga apakah lapangan MR dapat dikembangkan setelah mencapai batas economic limit dengan proyek waterflood. Berdasarkan hasil dari penelitian didapatkan nilai recovery factor lapangan MR sebesar 83,7%, dengan nilai recovery factor sebesar itu maka dapat dikatakan proyek injeksi air berhasil. Adapun dari hasil penelitian telah menjawab bahwa sumur produksi MR-01 dari tahun 1993 dan mencapai economic limit pada Juni 2027 dengan kumulatif minyak sebesar 3.793.431 bbl. Pada sumur produksi MR-02 mulai berproduksi pada tahun 1993 hingga mencapai economic limit pada Desember 2027 dengan kumulatif minyak sebesar 5.563.528 bbl. Sedangkan pada sumur MR-03 mulai berproduksi pada tahun 1993 hingga mencapai economic limit pada september 2022, dengan kumulatif minyak sebesar 1.482.078. Pada sumur produksi MR-04 mulai berproduksi pada tahun 1993 hingga mencappai economic limit pada Desember 2033 dengan total kumulatif minyak sebesar 1.492.466 bbl. Sedangkan pada sumur produksi MR-05 mulai berproduksi pada tahun 1993 hingga mencapai ekonomik limit pada Desember 2032 dengan total kumulatif minyak sebesar 7.068.411 bbl. Pada sumur MR-06 mulai berproduksi pada tahun 1993 hingga mencapai economic limit pada Desember 2027 dengan kumulatif nya yang di dapatkan sebesar 1.252.581 bbl. Sedangkan sumur MR-07 mulai berproduksi pada tahun 1993 dan mencapai economic limit pada Maret 2025 dengn kumulatif minyak sebesar 1.970.066 bblPada lapangan MR sudah dilakukan proyek injeksi air (waterflood) pada tahun 1993 hingga sampai saat ini masih menggunakan tenaga dorong yang berasal dari injeksi air (waterflood) dengan pola penyebaran irregular. Adapun tujuan dari dilakukannya evaluasi pada lapangan MR adalah untuk mengetahui tingkat keberhasilan proyek waterflood dengan melihat nilai recovery factor sehingga diketahuinya produktifitas lapangan MR di masa yang akan datang, jumlah minyak yang terproduksikan serta sisa cadangan yang masih dapat diambil pada lapangan MR sehingga dari hasil tersebut akan diketahui juga apakah lapangan MR dapat dikembangkan setelah mencapai batas economic limit dengan proyek waterflood. Berdasarkan hasil dari penelitian didapatkan nilai recovery factor lapangan MR sebesar 83,7%, dengan nilai recovery factor sebesar itu maka dapat dikatakan proyek injeksi air berhasil. Adapun dari hasil penelitian telah menjawab bahwa sumur produksi MR-01 dari tahun 1993 dan mencapai economic limit pada Juni 2027 dengan kumulatif minyak sebesar 3.793.431 bbl. Pada sumur produksi MR-02 mulai berproduksi pada tahun 1993 hingga mencapai economic limit pada Desember 2027 dengan kumulatif minyak sebesar 5.563.528 bbl. Sedangkan pada sumur MR-03 mulai berproduksi pada tahun 1993 hingga mencapai economic limit pada september 2022, dengan kumulatif minyak sebesar 1.482.078. Pada sumur produksi MR-04 mulai berproduksi pada tahun 1993 hingga mencappai economic limit pada Desember 2033 dengan total kumulatif minyak sebesar 1.492.466 bbl. Sedangkan pada sumur produksi MR-05 mulai berproduksi pada tahun 1993 hingga mencapai ekonomik limit pada Desember 2032 dengan total kumulatif minyak sebesar 7.068.411 bbl. Pada sumur MR-06 mulai berproduksi pada tahun 1993 hingga mencapai economic limit pada Desember 2027 dengan kumulatif nya yang di dapatkan sebesar 1.252.581 bbl. Sedangkan sumur MR-07 mulai berproduksi pada tahun 1993 dan mencapai economic limit pada Maret 2025 dengn kumulatif minyak sebesar 1.970.066 bbl


Availability
#
Teknik Perminyakan (Fakultas Teknik) Perminyakan 620 Mah E
24961
Available but not for loan - ETD
Detail Information
Call Number
Perminyakan 620 Mah E
Language
Indonesia
NPM
153210709
Publisher
Teknik Perminyakan : Universitas Islam Riau., 2022
Keyword(s)
-
Other Information
Petugas
Afrilla
Other version/related

No other version available

File Attachment
  • Please login to see this attachment
Comments

You must be logged in to post a comment

ETD - UIR
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?