Art Original
Keberlanjutan Kampoeng Selfie Di Kota Tembilahan
Eksistensi/keberadaankampung kotatelahmenarikminatmasyarakatluas, salah satunyaialahKampoeng Selfie yang berada di Kota Tembilahan.Kampoeng Selfie berpotensimenjadidestinasiwisata dan sumberpendapatanwarga.Namun, pada perkembangannyaKampoeng Selfie masihmembawakarakteristik kampung kota, yaitubangunanrumahpadatpenduduk, kondisilebarjalansempit dan tidakmemadai, sampahrumahtanggabanyakdidepanrumah,banjir, berkurangnyapartisipasimasyarakatdalamberkegiatansosial, sertamasyarakatkembalibertumpu pada sektor informal.Untukmempertahankan dan menjagaeksistensiKampoeng Selfie, diperlukankajianuntukmengetahuifaktor-faktor yang mempengaruhikeberlanjutan dan nilaikeberlanjutandariKampoeng Selfie agar eksistensinyadapatberkelanjutansehinggadiperolehstrategipengembangannya.Penelitianinimenggunakananalisisdeskriptif-kualitatifdalampengolahan data hasilsurveilapangan. Analisisselanjutnyamenggunakananalisis MDS denganteknikordinasiRapInsus-Livelihood, analisismontecarlo, dananalisisleverageatausensitivity. Hasil penelitianmenunjukkanKampoeng Selfie memiliki status berkelanjutanyaitucukupberkelanjutandenganindeks 70,99. Asetlingkunganmenjadiindekskeberlanjutantertinggidengannilai 91,47 berada pada kategorisangatberkelanjutandan asetekonomimenjadi yang terendahdengannilai 46,905kategorikurangberkelanjutan. Terdapat 22 atribut yang memilikitingkatpengaruhkeberlanjutanterbesarberdasarkankonseppenghidupanberkelanjutan. Asetsosial (Partisipasimusyawarah, Pandanganmengenailingkungan, Partisipasiolahraga, Partisipasikepemudaan, Mengenaltetangga, Penghuniasli, Partisipasikeamanan, Tingkat pendidikan, Lama tinggal, Etnis), Asetekonomi (Fungsirumah, Kegiatanproduktif, Pendapatan, Kepemilikanrumah, Lokasikerja, Mata pencaharian, Jenisrumah), Asetlingkungan (Penggunaan SDA, Program penataanlingkungan), Asetfisik (Kondisifasilitasolahraga), Asetbudaya (Pengetahuansejarah,Pelestarian kampung). Ke 22 atributtersebutmenjadidasarperumusanstrategikeberlanjutanpengembanganKampoeng Selfiedengankonseppenghidupankeberlanjutan.
No other version available