Art Original
Pengaruh Penggunaan Fly Ash Sebagai Subtitusi Sebagian Semen Dan Abu Batu Sebagai Pengganti Sebagian Agregat Halus Terhadap Karakteristik Paving Block
Paving block merupakan salah satu materi penting dalam konstruksi yang memiliki banyak keunggulan. Penggunaan limbah fly ash dan abu batu sebagai campuran dalam pembuatan paving block menjadi solusi yang menarik. Penelitian ini memanfaatkan limbah fly ash dan abu batu dihasilkan dari pembangkit listrik tenaga uap dan pemecahan batu alam sebagai campuran dalam pembuatan paving block. Fly ash dan abu batu digunakan sebagai komposisi pembanding campuran semen dan pasir dalam menentukan nilai kuat tekan dan daya serap pembuatan paving block. Penggunaan fly ash sebagaisubtitusi sebagian semen menggunakan persentase sebesar 0%, 5%, 10% dari berat semen dan abu batu sebagai pengganti sebagian agregat halus menggunakan persentase sebesar 0%, 10%, 20% dan 30% dari berat pasir. Pembuatan paving block menggunakan cetakan 10,5cm × 10,5cm × 6cm dan dilakukan pengujian paving block berumur 28 hari. Penelitian ini melakukan pengujian kuat tekan dan daya serap menggunakan SNI 03-0691-1996 tentang bata beton (paving block). Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa nilai kuat tekan terendah terdapat pada variasi A1 yaitu paving block normal dengan kuat tekan sebesar 16,67 Mpa masuk kedalam mutu C dan nilai kuat tekan tertinggi terdapat pada variasi B2 dengan nilai kuat tekan sebesar 36,34 Mpa masuk kedalam mutu A, kuat tekan mengalami kenaikan yang sangat signifikan dikarenakan campuran fly ash dan abu batu. Persentase penyerapan air terendah sebesar 1,73% terdapat pada variasi C4 dan penyerapan air tertinggi sebesar 6,94% terdapat pada variasi A1. Maka dapat disimpulkan penggunaan fly ash sebagai subtitusi pengganti sebagian semen dan abu batu sebagai pengganti agregat halus dalam pembuatan paving block mengakibatkan rongga-rongga udara terisi dengan campuran fly ash dan abu batu yang mengakibatkan paving block menjadi padat.
No other version available