Art Original
Pengaruh Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit Dan Abu Kertas Tulis Terhadap Pertumbuhan Hydrilla (hydrilla Verticillata)
penelitian dengan judul “Pengaruh Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit dan Abu Kertas Tulis Terhadap Pertumbuhan Hydrilla verticillataâ€. Penelitian ini telah dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau, Jalan Kaharuddin Nasution KM 11 No. 113 Pekanbaru. Penelitian ini telah dilaksanakan selama 4 bulan, Desember – Maret 2021 di bawah bimbingan Prof. Dr. Hasan Basri Jumin, M.Sc. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh interaksi limbah cair pabrik kelapa sawit dan abu kertas tulis terhadap pertumbuhan Hydrilla verticillata. Rancangan yang digunakan dalam penelitian adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari dua faktor. Faktor yang pertama yaitu Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit (C) yang terdiri dari 4 taraf yaitu: 0, 150, 200 dan 250 ml/l air. Faktor kedua adalah Abu Kertas Tulis (A) yang terdiri dari 4 taraf yaitu: 0, 25, 50 dan 75 g/l air. Dari kedua perlakuan ini diperoleh 16 kombinasi perlakuan, diulang 3 kali terdapat 48 satuan percobaan, setiap satuan percobaan terdiri dari 6 tanaman dan dijadikan tanaman sampel sehingga jumlah tanaman sebanyak 288 tanaman. Parameter pengamatan yaitu: umur muncul tunas, laju pertumbuhan relatif, jumlah cabang, jumlah daun dan panjang tunas. Apabila F hitung lebih besar dari F tabel maka dilanjutkan dengan uji lanjut beda nyata jujur (BNJ) pada taraf 5 %. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan sebagai berikut: Interaksi pemberian konsentrasi limbah cair pabrik kelapa sawit dan abu kertas tulis nyata terhadap semua parameter pengamatan, dimana perlakuan terbaik konsentrasi 150 ml/l air limbah cair pabrik kelapa sawit dan 50 g/l air abu kertas tulis (C1A2). Pengaruh utama konsentrasi limbah cair pabrik kelapa sawit nyata terhadap semua parameter pengamatan, dimana perlakuan terbaik konsentrasi 150 ml/l air limbah cair pabrik kelapa sawit (C1). Pengaruh utama abu kertas tulis nyata terhadap semua parameter pengamatan, dimana perlakuan terbaik dosis 50 g/l air abu kertas tulis (A2).
No other version available