Art Original
Stabilisasi Tanah Lempung Dengan Campuran Serbuk Cangkang Telur Dan Abu Fiber Kelapa Sawit Terhadap Nilai Cbr Dan Kuat Tekan Bebas
Tanah lempung merupakan salah satu tanah dasar yang dianggap buruk untuk pekerjaan konstruksi. Tanah lempung sangat rentan terhadap perubahan kadar air dan sering mengalami ketidakstabilan dalam mendukung beban diatasnya. Oleh karena itu, dilakukan upaya perbaikan tanah lempung menggunakan metode stabilisasi dengan campuran abu fiber kelapa sawit dan serbuk cangkang telur. Untuk campuran abu fiber kelapa sawit yang digunakan adalah variasi 7%, 10% dan 13% dan 5% serbuk cangkang telur terhadap berat tanah kering tanah asli. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan cangkang telur dan fiber kelapa sawit terhadap nilai tertinggi CBR dan kuat tekan bebas pada tanah lempung. Penelitian dilakukan pengujian terhadap sifat mekanis tanah asli beserta tanah yang sudah tercampur dengan abu fiber kelapa sawit dan serbuk cangkang telur. Pengujian CBR dilakukan dengan 2 proses pemeraman benda uji, yaitu CBR tanpa rendam (Unsoaked) pemeraman 0 hari dan 7 hari dan CBR rendaman (Soaked) selama 4 hari. Sedangkan pada pengujian uji kuat tekan bebas terdapat 2 proses pemeraman yaitu di 0 hari dan 7 hari. Dari hasil penelitian yang dilakukan didapatkan peningkatan Nilai CBR dan Kuat tekan bebas terdapat pada persentase abu fiber kelapa sawit 13% dan 5% serbuk cangkang telur pada pemeraman 0 hari dan 7 hari, untuk nilai CBR pemeraman 0 hari terdapat nilai 12,20% dan untuk pemeraman 7 hari terdapat nilai 16,46%, pada kondisi perendaman CBR pada 4 hari, nilai tidak memenuhi standar pengujian CBR di laboratorium >6% dengan nilai 5,02%. Sedangkan pada nilai qu tertinggi kuat tekan dengan lama pemeraman 0 hari dengan nilai 5,21 kg/cm2, sedangkan pada pemeraman 7 hari nilai kuat tekan bebas juga meningkat dengan nilai 4,47 kg/cm2.
No other version available