Art Original
Kajian Bentuk Cluster Objek Daya Tarik Wisata Kabupaten Kampar
Kabupaten Kampar menyimpan banyak potensi pariwisata tersebar hampir di seluruh wilayahnya. Sejauh ini, upaya pengembangan pariwisata Kabupaten Kampar belum maksimal ditandai dengan adanya disparitas yang terjadi antar objek daya tarik wisata. Objek daya tarik wisata tidak dapat tumbuh sendiri terpisah dengan objek yang lain. Objek yang telah berkembangkan seharusnya mampu memberikan rangsangan objek wisata di daerah sekitarnya untuk berkembang. Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan langkah yang efektif dan efisien guna menciptakan pariwisata terpadu melalui pembentukan cluster. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan bentuk cluster objek daya tarik wisata. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan data sekunder berupa data dari instansi terkait dan literatur. Metode analisis yang digunakan terdiri atas analisis deskriptif untuk medeskripsikan gambaran jenis objek daya tarik wisata dan analisis spasial menginterpretasikan persebaran objek daya tarik wisata. Kemudian dilakukan analisis cluster metode hierarki tipe dasar Agglomerative dengan sub metode Average Linkage dengan menggunakan program software SPSS 26.0 Analisis ini digunakan untuk memperoleh bentuk cluster objek daya tarik wisata berdasarkan jenis dan bentuk cluster objek daya tarik wisata Kabupaten Kampar. Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 60 objek daya tarik wisata alam, 38 objek daya tarik wisata budaya dan 30 objek daya tarik wisata buatan dengan persebaran hampir di seluruh wilayah Kabupaten Kampar. Hasil bentuk cluster berdasarkan jenis terdiri atas 6 cluster objek daya tarik wisata alam, 7 cluster objek daya tarik wisata budaya dan 6 cluster objek daya tarik wisata buatan. Sedangkan bentuk cluster objek daya tarik wisata kabupaten kampar diperoleh 6 cluster. Setiap cluster dapat dikembangkan guna menciptakan pariwisata terpadu.
No other version available