Art Original
Pengaruh Abu Silase Jagung Dan Rhizobium Terhadap Pertumbuhan Serta Produksi Kedelai (glycine Max L.)
ABSTRAK Amalia Rahmadiani (144110129) penelitian dengan judul Pengaruh Abu Silase Jagung dan Rhizobium Terhadap Pertumbuhan serta Produksi Kedelai (Glycine max. L). Dibawah bimbingan Bapak Prof. Dr. Hasan Basri Jumin, M. Sc selaku Pembimbing I dan Ibu Ir. Hj. T. Rosmawaty, M. Si selaku Pembimbing II. Penelitian ini telah dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau, jalan Kaharudin Nasution Km 11. Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya Kota Pekanbaru, selama 4 bulan terhitung dari bulan Oktober sampai Januari 2020. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh interaksi dan pengaruh utama pemberian abu silase jagung dan rhizobium terhadap pertumbuhan serta produksi kedelai. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengap Faktorial, terdiri dari dua faktor. Faktor pertama adalah Abu Silase Jagung (A) yang terdiri dari empat taraf yaitu 0 0,4 0,8 1,2 kg/plot dan faktor kedua adalah Rhizobium (R) yang terdiri dari empat taraf yaitu 0 7,5 15 22,5 g/kg benih sehingga diperoleh 16 kombinasi perlakuan. Setiap kombinasi perlakuan terdiri dari 3 kali ulangan, sehingga diperoleh 48 unit percobaan (plot). Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, laju pertumbuhan relatif, laju asimilasi bersih, jumlah bintil akar efektif, umur berbunga, persentase polong bernas, berat 100 biji, berat kering biji pertanaman. Data dianalisis secara statistik dan dilanjutkan BNJ taraf 5 %. Hasil penelitian menunjukkan interaksi pemberian abu silase jagung dan rhizobium nyata terhadap parameter tinggi tanaman dan berat kering biji pertanaman. Kombinasi perlakuan terbaik abu silase jagung 1,2 kg/plot dan rhizobium 22,5 g/kg benih. Pengaruh utama abu silase jagung berpengaruh terhadap semua parameter yang diamati dengan perlakuan terbaik abu silase jagung 1,2 kg/plot. Pengaruh utama pemberian rhizobium berpengaruh terhadap semua parameter yang diamati dengan perlakuan terbaik 22,5 g/kg benih.
No other version available