Art Original
Studi Laboratorium Awal Pemanfaatan Pati Kentang (solanum Tuberosum L) Sebagai Bahan Alternatif Polimer Pada Metode Produk Minyak Tahap Tertiary Recovery
Polimer yang sering digunakan dalam EOR diklasifikasikan menjadi 2 jenis, yaitu polimer sintetik dan biopolimer. Jenis polimer yang umum digunakan untuk injeksi guna meningkatkan perolehan minyak adalah xanthan gum dan polyacrylamide. Pati kentang memiliki kandungan polisakarida yang dapat dimanfaatkan sebagai alternatif polimer. Setelah dilakukan pengujian kompatibilitas terhadap sampel larutan polimer pati kentang dan larutan polimer xanthan gum dengan skenario, konsentrasi polimer 1000, 2000, dan 3000 ppm, salinitas 5000, 30.000, dan 60.000 ppm, serta temperatur 70 dan 80?, didapatkan total 36 sampel larutan polimer. Rincian dari sampel tersebut adalah 18 larutan polimer pati kentang dan 18 larutan polimer xanthan gum. Tidak ada yang kompatibel untuk pati kentang, sementara semua larutan xanthan gum menunjukkan kompatibilitas. Hasil pengujian densitas menggunakan Piknometer dengan volume 50 ml, melibatkan konsentrasi polimer, salinitas, dan suhu pada pati kentang dan xanthan gum, ditemukan bahwa semakin tinggi konsentrasi dan salinitas larutan polimer, densitasnya semakin besar. Setelah dilakukan pengujian viskositas pada polimer pati kentang dan polimer xanthan gum, dilakukan perbandingan antara keduanya. Hasilnya menunjukkan bahwa viskositas tertinggi pati kentang adalah 1,291 cp dan viskositas terendahnya adalah 1,037 cp, sementara viskositas tertinggi xanthan gum adalah 3,377 cp dan viskositas terendahnya adalah 2,930 cp.
No other version available