Art Original
Pengaruh Air Rebusan Ayam Potong Dan Unsur Molibdenum (mo) Terhadap Pertumbuhan Serta Produksi Tanaman Kedelai (glycine Max (l.) Merril)
Ari Fachrozi Ilham (164110094) Penelitian berjudul Pengaruh Air Rebusan Ayam Potong dan Unsur Molibdenum (Mo) terhadap Pertumbuhan serta Hasil Tanaman Kedelai (Glycine max (L.) Merril) dibawah bimbingan Dr. Ir. Hj. Siti Zahrah, MP, penelitian telah dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian, Universitas Islam Riau jalan Kaharuddin Nasution KM 11. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kombinasi dan utama air rebusan ayam potong dan unsur Molibdenum (Mo) terhadap pertumbuhan serta produksi tanaman kedelai (Glycine max (L.) Merril). Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) secara faktorial yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama adalah air rebusan ayam potong (A) yang terdiri 4 taraf perlakuan, yaitu : 0, 100, 200, dan 300 ml per polybag. Faktor kedua adalah unsur Mo (M) yang terdiri dari 4 taraf perlakuan, yaitu : 0, 2, 4, dan 6 mg per polybag. Setiap kombinasi terdiri dari 3 ulangan sehingga diperoleh 48 unit percobaan. Parameter yang diamati yaitu tinggi tanaman, laju pertumbuhan relatif, laju asimilasi bersih, jumlah bintil akar, persentase bintil efektif, umur berbunga, umur panen, persentase polong bernas, berat biji kering dan berat 100 biji. Data dianalisis secara statistik dan dilanjutkan uji beda nyata jujur (BNJ) pada taraf 5%. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan sebagai berikut : interaksi air rebusan ayam potong dan Mo berpengaruh nyata terhadap laju pertumbuhan relatif 21-28 dan 28-35 hari, laju asimilasi bersih 21-28 dan 28-35 hari, jumlah bintil akar per tanaman, persentase bintil efektif, berat biji kering per tanaman dan berat 100 biji, dengan kombinasi perlakuan terbaik yaitu pemberian air rebusan ayam potong 300 ml per polybag dan unsur Mo 6 mg per polybag (A3M3). Pengaruh utama air rebusan ayam potong nyata terhadap parameter tinggi tanaman, laju pertumbuhan relatif 21-28 dan 28-35 hari, laju asimilasi bersih 21-28 dan 28-35 hari, jumlah bintil akar, persentase bintil efektif, umur berbunga, umur panen, persentase polong terisi penuh, berat biji per tanaman dan berat 100 biji, dengan perlakuan terbaik yaitu pemberian air rebusan ayam potong 300 ml per polybag (A3). Pengaruh utama molybdenum nyata terhadap parameter laju pertumbuhan relatif 21-28 dan 28-35 hari, laju asimilasi bersih 21-28 dan 28-35 hari, jumlah bintil akar, persentase bintil efektif, umur berbunga, berat biji kering per tanaman dan berat 100 biji, dengan perlakuan terbaik yaitu pemberian molybdenum 6 mg per polybag (M3).
No other version available