Art Original
Analisis Usahatani Dan Pemasaran Jeruk Di Desa Bulu Sonik Kecamatan Barumun Kabupaten Padang Lawas
Jeruk merupakan salah satu komoditas hortikultura yang mendapat prioritas untuk dikembangkan, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) karakteristik petani dan pedagang dan profil usahatani jeruk (2) usahatani jeruk(3) pemasaran jeruk di Desa Bulu Sonik. Metode pengambilan responden yang digunakan dalam penelitian ini metode sensus. Penelitian dilakukan di Desa Bulu Sonik Kecamatan Barumun Kabupaten Padang Lawas, dilaksanakan pada bulan Juli sampai Desember 2022. Analisis data secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata umur pengusaha dan pedagang termasuk umur produktif. Rata-rata lama pendidikan petani jeruk dan pedagang yaitu 12 tahun (SMA). Rata-rata lama pengalaman petani jeruk adalah 10 tahun dan pedagang 7 tahun. Rata-rata jumlah tanggungan keluarga petani dan pedagang jeruk sebanyak adalah 4 jiwa. Penggunaan modal yang dikeluarkan pengusaha Rp. 180.000.000 dan pedagang Rp. 25.000.000. jumlah tenaga kerja yang dimiliki pengusaha dan pedagang adalah sama yaitu sebanyak 2 jiwa. Rata-rata penggunaan tenaga kerja dalam keluarga pada usahatani jeruk yaitu sebesar 51,36 H0K/ Garapan/Tahun. Rata-rata penggunaan pupuk ZA sebesar 277 Kg/Garapan/ Tahun, dolomit sebanyak 515 Kg/Ha/Tahun, TSP 44 Kg/Garapan/Tahun, Hatonic sebanyak 6 botol 50 ml/ Garapan/Tahun dan Pupuk Hantu sebanyak 4 botol 50 ml/Garapan/Tahun. Rata - rata penggunaan pestisida Kurakron 13,20 Kg/Garapan/ Tahun, dapata 12,40 Kg/Garapan/ Tahun, Amistar top 12,20 Liter/Garapan/Tahun dan d’sunlight 14,20 Liter/Garapan/Tahun. Rata-rata biaya variabel Rp 18.712.175 Garapan/Tahun, biaya tetap Rp. 469.346,67 Garapan/ Tahun, dan biaya produksi Rp. 19.181.521,67 Garapan/Tahun. Rata-rata Pendapatan kotor sebesar Rp. 72.800.000,00/ Garapan/Tahun dan pendapatan bersih sebesar Rp. 53.618.478,33 Garapan/Tahun dan RCR sebesar 3,80. Terdapat 2 saluran pemasaran yaitu saluran 1 : petani- pedagang pengepul- pedagang pengecer- konsumen dan saluran 2 : petani- pedagang pengecer- konsumen. Lembaga pemasaran yang berada di Desa Bulu Sonik adalah petani, pedagang pengecer, pedagang pengepul dan konsumen. fungsi pemasaran yang dianalisi meliputi, fungsi penjualan, pembelian, penyimpanan, pengangkutan, standarisasi dan grading, penanggungan resiko, permodalan, serta informasi pasar. Total biaya pemasaran di tingkat pedagang pengepul Rp. 805,12/kg, harga jual 13.000,margin pemasaran Rp. 5.000/kg, keuntungan pemasaran Rp.4.194,83/kg, nilai efisiensi 6,19 (%) dan farmer share yang di terima petani sebesar 61,54 (%).Total biaya pemasaran di tingkat pedagang pengecer Rp. 1.770,30/kg, harga jual 16.750, margin pemasaran Rp. 8.750/kg, keuntungan pemasaran Rp. 6.979,70 /kg, nilai efisiensi 10,57(%) dan farmer share yang di terima petani sebesar 47,76 (%).
No other version available