Art Original
Uji Daya Hambat Ekstrak Fraksi Etil Asetat Daun Senduduk Bulu (clidemia Hirta) Terhadap Bakteri Aeromonas Hydrophila, Pseudomonas Aeruginosa Dan Vibrio Alginolyticus
ARIANTO (NPM : 204310110) mahasiswa jurusan Budidaya Perairan Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau, Telah melaksanakan penelitian dengan judul “UJI DAYA HAMBAT EKSTRAK FRAKSI ETIL ASETAT DAUN SENDUDUK BULU (Clidemia hirta) TERHADAP BAKTERI Aeromonas hydrophila, Pseudomonas aeruginosa DAN Vibrio alginolyticus”. Dibawah bimbingan Bapak Assoc. Prof. Dr. Jarod Setiaji, S.Pi. M.Sc. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei sampai dengan bulan Juni 2024, di Laboratium Balai Benih Ikan Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau. Penelitian ini ialah penelitian lanjutan sebelumnya, yaitu milik Azhari. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektivitas senyawa ekstrak daun senduduk bulu dengan cara memisahkan senyawa-senyawa pada semi polar ekstrak daun senduduk bulu dengan menggunakan fraksinasi pelarut etil asetat terhadap bakteri patogen pada ikan, yaitu bakteri A. hydrophila, P. aeruginosa dan V. alginolyticus. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimental, metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah pengujian antibakteri mengunakan metode difusi cakram. Untuk mengetahui kemampuan daya hambat ekstrak fraksi etil asetat daun senduduk bulu terhadap bakteri A. hydrophila, P. aeruginosa dan V. alginolyticus dengan cara lima perlakuan dan dua ulangan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), yaitu P1 konsentrasi 30%, P2 konsentrasi 40%, P3 konsentrasi 50%, P4 konsentrasi 60% dan P5 konsentrasi 70%. Hasil uji fitokimia ektrak fraksi etil asetat daun senduduk bulu mengandung senyawa fenolik, saponin, flavonoid dan steroid. Daya hambat ekstrak fraksi etil asetat daun senduduk bulu terhadap bakteri A. hydrophila, P. aeruginosa dan V. alginolyticus pada konsentrasi 30% sampai dengan 70% kategori kuat. Konsentrasi terbesar pada ekstrak daun senduduk bulu untuk menghambat pertumbuhan bakteri A. hydrophila dan P. aeruginosa, yaitu konsentrasi 50%, sedangkan pada bakteri V. alginolyticus, yaitu konsentrasi 70%. Kata Kunci : Ekstrak, Clidemia hirta, Fraksinasi, Aeromonas hydrophila, Pseudomonas aeruginosa dan Vibrio alginolyticus.
No other version available