ETD - UIR

Electronic Thesis and Dissertation

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
    Member Login Online Registration
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject NPM Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Tinjauan Yuridis Pembuktian Pasal 363 Ayat 1 Ke- 4 Dan Ke-5 Kuhp Tentang Pencurian Dengan Pemberatan Dalam Perkara No : 287/pid.b/2021/pn. Pbr
Bookmark Share

Art Original

Tinjauan Yuridis Pembuktian Pasal 363 Ayat 1 Ke- 4 Dan Ke-5 Kuhp Tentang Pencurian Dengan Pemberatan Dalam Perkara No : 287/pid.b/2021/pn. Pbr

Muhammad Rizki - Personal Name; Zulkarnain - Personal Name;

Hukum mengatur masyarakat secara patut dan bermanfaat dengan menempatkan apa yang diharuskan ataupun yang diperbolehkan dan sebaliknya. Hukum dapat mengkualifikasikan sesuatu perbuatan sesuai dengan hukum atau mendiskualifikasikan sebagai melawan hukum. Tindak pidana pencurian dengan pemberatan termasuk pencurian istimewa, maksudnya suatu pencurian dengan cara tertentu dan dalam keadaan tertentu, sehingga bersifat lebih berat dan diancam dengan sanksi yang maksimalnya lebih tinggi. Adapun beberapa rumusan masalah yang terdapat dalam skripsi ini yaitu Bagaimanakah Tinjauan Yuridis Pembuktian Pasal 363 Ayat 1 Ke-4 Dan Ke-5 KUHP Tentang Pencurian Dengan Pemberatan Dalam Perkara No : 287/Pid.B/2021/PN. PBR ? dan Bagaimanakah Pertimbangan Hukum Majelis Hakim dalam Memutus Perkara Nomor: 287/Pid.B/2021/PN. PBR. Metode penelitian hukum yang penulis gunakan dalam penelitian yang dilakukan adalah metode penelitian hukum Yuridis Normatif dinamakan juga dengan penelitian hukum doktrinal. Pada penelitian normatif data sekunder sebagai sumber/bahan informasi dapat merupakan bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier. Berdasarkan pasal 363 KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana), orang yang melakukan pencurian dengan pemberatan (Curat) diancam dengan pidana penjara paling lama 7 tahun.Hal ini tak lain karena selain memenuhi unsur-unsur pencurian biasa dalam pasal 362 KUHP, juga disertai dengan hal yang memberatkan, yakni dilakukan dalam kondisi tertentu atau dengan cara tertentu. Tindak pidana pencurian diatur dan dibagi beberapa jenis dalam KUHP. Pengaturan hukum yang mengatur tindak pidana pencurian pemberatan hanya terdapat di dalam KUHP, sebab Indonesia hanya memiliki satu kitab undangundang mengenai hukum pidana yang sudah terkodifikasi. Kata kunci: Tindak Pidana, Pencurian, Pemberatan


Availability
#
Ilmu Hukum (Fakultas Hukum) Hukum 340 Muh T
24991
Available but not for loan - ETD
Detail Information
Call Number
Hukum 340 Muh T
Language
Indonesia
NPM
181010634
Publisher
Fakultas Hukum : Universitas Islam Riau., 2022
Keyword(s)
Tindak Pidana
Pencurian
Pemberatan
Other Information
Petugas
Afrilla
Other version/related

No other version available

File Attachment
  • Please login to see this attachment
Comments

You must be logged in to post a comment

ETD - UIR
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?