Art Original
Analisis Treatment Air Formasi Untuk Injeksi Air Menggunakan Karbon Aktif Dari Pelepah Aren
Air formasi yang telah diproduksi bersamaan dengan minyak dan gas harus diolah terlebih dahulu sebelum diinjeksikan kembali kedalam reservoar, di mana air formasi tersebut masih mengandung bermacam-macam senyawa ion yang dapat mempengaruhi proses produksi, salah satu cara untuk mengolah air formasi yaitu dengan membuat karbon aktif dari pelepah aren, karena diyakini bahwa karbon aktif tersebut akan menyerap senyawa yang terdapat di dalam air formasi. Pembuatan karbon aktif melalui tiga tahap yaitu proses dehidrasi, proses karbonisasi, dan proses aktivasi dengan menggunakan aktivator H3PO4 konsentrasi 1 molar dan suhu 600°C. Pengujian karbon aktif ini dilakukan dengan merendam air formasi menggunakan variasi waktu 16 jam dan 24 jam. Hasil dari karbon aktif tersebut dapat dilihat dari hasil rendaman yaitu 0,72686%, kadar air yaitu 1,2948%, dan daya serap iodium 1.423 mg/g dimana hasil karbon aktif ini sudah sesuai dengan standar mutu yang telah ditentukan. Dan hasil treatment air formasi yang ditreatment selama 24 jam menghasilkan air yang lebih jernih dan tidak berbau dibandingkan dengan waktu 16 jam. Dengan total kandungan yang telah diperoleh sebelum dilakukan treatment 3.192,872 kemudian dilakukan treatment 24 jam berkurang menjadi 3.121,963. Namun hasil analisa membuktikan bahwa air formasi yang di treatment menggunakan karbon aktif mengalami penurunan kandungan ion dan hasil yang didapat dari uji TSS nya belum memenuhi standar baku sehingga masih terdapat padatan yang terlarut dalam air formasi
No other version available