Art Original
Pengkayaan Bekicot (achatina Fulica) Dengan Penambahan Minyak Cumi Dosis Berbeda Terhadap Kelangsungan Hidup Dan Pertumbuhan Benih Ikan Gabus (channa Striata)
Penelitian ini dilaksanakan selama 21 hari pada bulan Maret 2023 di Balai Benih Ikan (BBI) Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau Pekanbaru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengkayaan bekicot (Achatina fulica) dengan penambahan minyak cumi dosis berbeda terhadap kelangsungan hidup dan pertumbuhan benih ikan gabus (Channa striata). Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan 3 ulangan, yaitu perlakuan P0 = kontrol (tanpa pengkayaan minyak cumi), P1 = pengkayaan bekicot dengan dosis 0,7 ml, P2 = dosis 1,4 ml, P3 = dosis 2,1 ml dan P4 = dosis 2,8 ml minyak cumi. Ikan gabus yang digunakan berumur 28 hari setelah kuning telur habis dengan berat rata-rata 0,98 gr dan panjang 3,89 cm. Benih diperoleh dari Usaha Bibit Ikan Gabus Pekanbaru yang berada di jalan Teropong, kelurahan Sidomulyo Barat, kecamatan Tampan kota Pekanbaru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelangsungan hidup tertinggi diperoleh pada perlakuan P4 sebesar 94,67% dan terendah pada P0 sebesar 86,67%. Pertumbuhan berat mutlak tertinggi perlakuan P4 sebesar 1,42 gr dan terendah 0,68 gr. Pertumbuhan panjang mutlak tertinggi pada perlakuan P4 sebesar 2,40 cm dan terendah 1,63 cm. Laju pertumbuhan harian tertinggi perlakuan P4 sebesar 6,75% dan terendah 3,22%. Nilai konversi pakan terbaik pada perlakuan P4 sebesar 1,06. Parameter kualitas air yaitu suhu 26-30 C, pH 7,03-7,24, Oksigen terlarut 4,7-6,6 mg/l dan Ammonia 0,42-0,69 mg/l. Kata kunci: Bekicot, minyak cumi, kelangsungan hidup, pertumbuhan, ikan gabus.
No other version available