Art Original
Analisis Nilai Tambah Agroindustri Tahu Di Desa Pandau Jaya Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar Provinsi Riau (studi Kasus Pada Agroindustri Tahu Lutfi)
Analisis Nilai Tambah Agroindustri Tahu di Desa Pandau Jaya Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar Provinsi Riau (Studi Kasus Pada Agroindustri Tahu Lutfi) dibawah bimbingan ibu Ilma Satriana Dewi, SP, M.Si. Prospek usaha pembuatan tahu ini sangat baik dan menguntungkan bahkan sampai sekarang tahu banyak peminatnya dikalangan masyarakat. Tujuan penelitian adalah 1) Karakterisitik dan profil pelaku usaha tahu Lutfi di Desa Pandau Jaya Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar. 2) Pengadaan bahan baku dan bahan penunjang, proses produksi, biaya produksi, produksi, pendapatan dan efisiensi (RCR) pada usaha tahu Lutfi di Desa Pandau Jaya Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar. 3) Nilai tambah usaha tahu Lutfi di Desa Pandau Jaya Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode studi kasus pada agroindustri tahu Lutfi di Desa Pandau Jaya Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar. Jumlah responden ada 1 pemilik usaha tahu dan 3 tenaga kerja luar keluarga. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif serta menggunakan metode hayami. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa:1) Karakteristik pengusaha agroindustri tahu Lutfi berada pada kelompok umur produktif, yaitu umur 37 tahun dan umur tenaga kerja yang digunakan termasuk umur yang produktif pula yaitu rata-rata 22 tahun, lama pendidikan pengusaha yaitu 9 tahun sedangkan tenaga kerja rata-rata yaitu 11 tahun. Pengalaman berusaha pengusaha dan tenaga kerja yaitu 5 tahun. Sejarah usaha yang berawal dari ikut kakaknya sampai membuka usaha sendiri berkat bakat bapak lutfi membuat tahu dengan skala usahanya yang termasuk skala kecil karena memiliki modal usaha sebanyak Rp. 100.000.000 dan jumlah tenaga kerja sebanyak 3 orang tenaga kerja luar keluarga. 2) Penggunaan bahan baku kedelai yaitu 200 kg/proses produksi. Penggunaan bahan penunjang terdiri dari kayu 1 ikat, cuka 0,5 liter dan solar 10 liter. Teknologi produksi masih menggunakan alat sederhana. Total biaya produksi sebesar Rp 2.540.086 /proses produksi dengan hasil produksi 1.632 kg dengan harga jual per Kg yaitu Rp 2.708. pendapatan bersih yang diterima pengusaha sebesar Rp 1.879.909. Dan RCR/efisiensi usaha yaitu 1,74 yang artinya bahwa usaha tahu Lutfi layak untuk dikembangkan. 3) Nilai tambah usaha tahu Lutfi yaitu sebesar Rp 10.810 dengan harga outputnya sebesar Rp 2.708, rasio nilai tambahnya sebesar 46% dan pendapatan tenaga kerjanya sebesar Rp 235/Kg. Kata Kunci : Tahu, Nilai Tambah, Agroindustri
No other version available