Art Original
Evaluasi Penerapan Sistem Dapodik Di Kota Dumai Dalam Meningkatkan Sarana Prasarana Pendidikan Sekolah Dasar
Data Pokok Pendidikan (DAPODIK) merupakan salah satu sistem dalam bentuk aplikasi pendataan sekolah yang berfungsi menghimpun informasi dalam bentuk data empiris pada suatu Satuan Pendidikan, dimana data yang dihasilkan dari sistem Dapodik dapat dijadikan dasar informasi dalam memberikan bantuan pemenuhan kebutuhan sarana prasarana Pendidikan. Penelitian ini berttujuan untuk mengevaluasi Penerapan Sistem Dapodik Di Kota Dumai Dalam Meningkatkan Sarana Prasarana Pendidikan Sekolah Dasar dan untuk mengetahui dan menganalisis faktor hambatan dalam Penerapan Sistem Dapodik pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Dumai untuk memenuhi kebutuhan sarana prasarana Sekolah Dasar. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Teori yang dipakai adalah teori evaluasi yang dikemukakan oleh Bridgman & Davis dengan empat indikator penelitian, yaitu Input (masukan), Process (proses), Output (keluaran), dan Outcome (dampak). Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator Input (masukan) dalam bentuk sumber daya pendukung telah dilakukan dengan baik, namun masih ditemukan beberapa Sekolah Dasar di wilayah terpencil yang belum mendapatkan fasilitas internet yang memadai dan kualitas petugas operator yang masih belum optimal. Indikator Process (proses) dalam pelaksanaan kebijakan juga sudah menunjukkan kondisi yang efektif dimana lebih dari 90 persen Sekolah Dasar yang ada mendapatkan bantuan pemenuhan sarana prasarana oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Dumai tanpa pengajuan proposal dan survei lapangan, namun masih terdapat beberapa Sekolah Dasar khususnya yang berada di wialayah terpencil yang belum memiliki data Dapodik lengkap dan sempurna belum mendapatkan bantuan sarana prasarana yang dibutuhkan. Indikator Output (hasil) dalam pelaksanaan kebijakan penerapan aplikasi Dapodik untuk memenuhi kebutuhan sarana prasarana Sekolah Dasar sudah dapat mengakomodir sebagian besar kebutuhan sarana prasarana Sekolah Dasar yang ada, namun ada beberapa Sekolah Dasar yang memang masih belum mendapatkan bantuan yang sesuai dengan kebutuhan karena data aplikasi Dapodik yang tidak lengkap. Indikator Outcome (dampak) kebijakan penerapan aplikasi Dapodik dalam memenuhi kebutuhan sarana prasarana Sekolah Dasar pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Dumai dinilai sudah dapat memenuhi kebutuhan sarana prasarana hampir semua Sekolah Dasar yang ada dalam untuk meningkatkan kualitas layanan Pendidikan kepada siswa, namun ada beberapa Sekolah Dasar yang belum mendapatkan bantuan yang sesuai dengan kebutuhan karena data aplikasi Dapodik yang tidak lengkap.
No other version available