Art Original
Kajian Produksi Dan Risiko Produksi Peternakan Ayam Kampung Unggul Di Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis : (1) Karakteristik dan Profil Usaha, (2) Pendapatan Usaha, (3) Pengaruh Faktor Produksi terhadap Pendapatan Usaha, (4) Faktor-faktor yang Mempengaruhi Risiko Produksi Usaha Peternakan Ayam Kampung Unggul. Penelitian dilaksanakan di Kabupaten Kampar Provinsi Riau, lokasi penelitian terdiri dari 5 Kecamatan yang memiliki populasi ayam kampung unggul terbesar. Sampel diambil sebanyak 50% dari peternak yang ada di Kecamatan Bangkinang, Kuok, Kampar Kiri Tengah, Tapung Hilir dan Tapung. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara langsung kepada responden dengan menggunakan kuesioner. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan Cob-Douglas dan diuji dengan menggunakan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik peternak terdiri dari umur rata-rata 42,23 tahun, pendidikan didominasi tamatan SLTA sebesar 56,67%, pengalaman rata-rata 3,10 tahun, jumlah anggota keluarga rata-rata 4,03 jiwa. Profil usaha terdiri dari populasi didominasi 100-599 ekor sebesar 60%, tipe kandang didominasi kandang postal sebesar 66,67% dan tenaga kerja bersumber dari anggota keluarga. Rata-rata pendapatan usaha peternakan ayam kampung unggul sebesar 14,37% dari biaya produksi dengan nilai Return Cost Ratio (R/C) 1,14. Variabel independent secara bersama-sama mempengaruhi produksi ayam kampung unggul sebesar 96,2%. Variabel independent secara bersama-sama mempengaruhi risiko produksi sebesar 92,1%. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan bagi peternak lebih cermat memperhatikan penggunaan DOC, pakan industri dan pakan buatan, baik secara kuantitas maupun kualitas. DOC memberikan risiko tertinggi akibat dari didatangkan dari luar daerah yang berpengaruh terhadap tingkat stress dan adaptasi, untuk itu perlu upaya memenuhi sendiri melalui peran pemerintah dan peternak.
No other version available