Art Original
Analisis Kualitas Pelayanan Hak Pensiun Bagi Pegawai Negeri Sipil Pada Bidang Pengadaan, Pemberhentian Dan Informasi Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Pekanbaru
KUALITAS PELAYANAN HAK PENSIUN BAGI PEGAWAI NEGERI SIPIL PADA BIDANG PENGADAAN, PEMBERHENTIAN DAN INFORMASI BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA KOTA PEKANBARU Oleh : Ary Pratama Siregar ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan kualitas pelayanan Hak Pensiun bagi Pegawai Negeri Sipil pada Bidang Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Pekanbaru serta faktor kendala dalam pelayanan pengurusan pensiun. Teori yang digunakan adalah indikator menurut Gaspersz ditentukan oleh Ketepatan Waktu Pelayanan, Akurasi pelayanan, Kesopanan dan keramahan, Tanggung Jawab, Kelengkapan, Kemudahan, Atribut pendukung tentang kualitas pelayanan. Metode penelitian ini bersifat kualitatif dengan Teknik analisis triangulasi. Hasil Penelitian menjelaskan bahwa kualitas pelayanan Hak Pensiun bagi Pegawai Negeri Sipil pada Bidang Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Pekanbaru secara umum cukup berkualitas, hal ini dikarenakan indikator Ketepatan waktu pelayanan, dalam pelayanan pensiun Pegawai Negeri Sipil menunjukkan masih ada keterlambatan penerbitan SK tidak sesuai dengan TMT pensiunnya dan Indikator Akurasi Pelayanan, masih ada beberapa kesalahan pegisian DPCP pegawai negeri sipil pada berkas pensiun yang diajukan. Sedangkan indikator yang sudah optimal diantaranya: indikator Kesopanan dan keramahan pelayanan, bahwa secara umum, petugas menyampaikan mekanisme pelayanan dan alur pelayanan sudah jelas berjalan sesuai dengan prosedur dan SOP yang ada. Dilihat dari indikator Tanggung jawab petugas pelayanan sangat bertanggung jawab dalam Penyelesaian SK pensiun. Dari indikator kemudahan, petugas bersikap ramah dalam memberikan pelayanan. Selanjutnya dari indikator kelengkapan dan atribut pendukung bahwa fasilitas pendukung seperti komputer untuk memproses data pensiun, Wifi dan kebersihan kantor sudah optimal dengan baik. Faktor yang menjadi kendala dalam pelaksanaan administrasi pengurusan pensiun : dilihat dari kualitas Sumber Daya Manusia serta belum optimalnya peran pemimpin dalam kemampuan mengelola Kepegawaian OPD. Untuk itu saran peneliti, perlu diadakannya sosialisasi kepada Organisasi Perangkat Daerah di Pemerintah Kota Pekanbaru, agar memudahkan dalam pengajuan berkas usulan pensiun Pegawai Negeri Sipil.
No other version available