Art Original
Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Persimpangan Jalan Arifin Ahmad Dan Jalan Sudirman Kota Pekanbaru
Persimpangan tak bersinyal Arifin Ahmad berada pada ruas jalan Arifin Ahmad dan jalan Jend. Sudirman, kota Pekanbaru. Persimpangan tak bersinyal ini memiliki 3 (tiga) lengan, dengan 3 (tiga) lajur dan terdapat median jalan. Tingginya derajat kejenuhan (DS) yang disebabkan oleh volume arus lalu lintas sehingga keadaan ini menyebabkan kemacetan atau penumpukan kendaraan. Tujuan dari penelitian ini mengetahui karakteristik arus lalu lintas persimpangan tak bersinyal, untuk mengetahui nilai derajat kejenuhan (DS) pada kinerja simpang tak bersinyal, alternatif yang digunakan dalam mengoptimalkan persimpangan tak bersinyal arifin ahmad, berapa nilai derajat kejenuhan (DS) setelah dilakukan optimalisasi dan bagaimana perbandingan nilai derajat kejenuhan (DS) sebelum dan sesudah dilakukan tindakan optimalisasi. Teknik penelitian yang dilakukan yaitu survei lansung dilapangan pada saat jam puncak selama 3 (tiga) hari sibuk dan 1 (satu) hari tak sibuk guna mendapatkan data yang diperlukan seperti geometri persimpangan, volume arus lalu lintas dan lainnya. Lalu data yang didapat di olah dan dianalisis menggunakan metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997. Jenis penelitian termasuk deskriptif kuantitatif dalam penilaian terhadap kinerjalalu lintas persimpangan. Hasil yang didapat dari analisa kondisi eksisting persimpangan tak bersinyal Arifin Ahmad diperoleh nilai derajat kejenuhan (DS) sebesar 3, dimana nilai tersebut melewati nilai yang disarankan MKJI 1997 yaitu
No other version available