Art Original
Kajian Terhadap Karakteristik Ac-wc (asphalt Concrete – Wearing Course) Dengan Bahan Tambah Bna - Cr1 (buton Natural Asphalt – Crumb Rubber)
Penelitian ini mencoba menggunakan BNA CR1 sebagai bahan tambah untuk campuran Asphalt Concrete – Wearing Course (AC – WC) yang berasal dari limbah karet ban yang tidak terpakai. diharapkan dapat memberikan dampak yang baik dan agar dapat memperoleh aspal yang memiliki kekuatan tekan dan ketahanan rendaman air yang lebih baik dari aspal biasa digunakan di jalan Indonesia yang beriklim Tropis. Dalam beberapa kasus yang terjadi, banyak konstruksi jalan yang mengalami masa kerusakan dalam masa pelayanan tertentu. untuk mencapai tujuan akhir tersedianya jalan dengan standar yang baik sesuai dengan fungsinya, penyusun mencoba untuk menggunakan crumb rubber yang berasal dari limbah karet ban yang sudah tidak terpakai lagi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dilakukan dengan cara metode eksperimen yaitu metode yang dilakukan dengan cara percobaan terhadap benda yang akan diteliti secara langsung untuk menyelidiki sebab akibat objek satu sama lain dan kemudian dibandingkan satu sama lain. Penelitian ini dilakukan di laboratorium dengan variasi kadar aspal yang dicoba adalah 5,0%, 5,5%, 6,0%. 6,5% dan 7,0% untuk tipe Asphalt Concrete – Wearing Course (AC – WC) dengan bahan tambah BNA-CR1 dengan jumlah sample untuk masing-masing kadar aspal sebanyak 3 sampel. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa rentang nilai kadar aspal yang memenuhi spesifikasi Bina Marga 2018 untuk seluruh sifat karakteristik Marshall perkerasan Laston Asphalt Concrete – Wearing Course (AC – WC) yaitu 6,1% - 6,4% dengan nilai Kadar Aspal Optimum (KAO) yaitu 6,25% dengan hasil Marshall Test Berat jenis bulk campuran 2.315 gr/cc, Rongga Udara (void) 4.04%, Void mineral aspal (VMA) 17.10 %, Void filled aspal (VFA) 76.37%, Stabilitas 1269.9 kg, Kelelehan (flow) 3.53% mm dan Hasil bagi marshall 352.37 kg/mm dan untuk nilai optimum pada pengujian Marshall untuk variasi temperatur pada proses pemadatan dengan kadar Aspal 6,25% yaitu pada temperatur suhu 140 °C dan suhu pemadatan maksimum adalah suhu 194 °C dengan semua hasil paramter Marshall memenuhi syarat spesifikasi Bina Marga 2018. Dari hasil penelitian yang disarankan untuk memperhatikan pelaksanaan pemadatan yang terkait dengan penurunan suhu. Kata Kunci : AC-WC, Crum Rubber, BNA-C1.
No other version available