Art Original
Studi Laboratorium Pengaruh Penambahan Biopolimer Dan Tepung Tapioka Terhadap Sifat Rheology Lumpur Salt Water Sistem Dispersi Pada Berbagai Temperatur
Pengeboran adalah teknik yang digunakan untuk mencapai tujuan yang diinginkan, dan lumpur pemboran merupakan komponen penting darisetiap operasi pemboran. Dengan demikian, sangat penting untuk mempertimbangkan rheologi lumpur untuk memastikan bahwa lumpur tersebut cocok untuk kondisi lubang sumur. Menggunakan addictive dan menyiasati rheologi lumpur pemboran dispersi adalah dua cara untuk mengontrol rheologi lumpur. Dalam penelitian ini, komponen sistem dispersi adalah biopolimer dan tepung tapioka. Kedua zat tersebut dilarutkan dalam larutan koloid. Larutan koloid adalah suatu sistemdispersi yang tersusun dari partikel-partikel yang relatif besar yang terdispersi secara merata di seluruh medium. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa efektivitas sifat rheologi lumpur dengan sistem dispersi pada suhu 28 C, 60 C, 90 C, dan 100 C dengan lumpur konvensional, A1, A2, B1, dan B2. Bahan adiktif yang digunakan antara lain xanthan gum sebagai biopolimer dan tepung tapioka densitas, viskositas, plastic viscosity, yield point, gel strength , volume filtrate dan mud cake adalah kriteria pengujian. Berdasarkan hasil pengujian di laboratorium, beriring bertambah biopolimer dan tepung tapioka masing masing lumpur terdapat lumpur B1dan B2 lebih memenuhi spesifikasi standart API lebih efektif dibandingkan lumpur dasar A1 dan A2.
No other version available