Art Original
Penilaian Kondisi Permukaan Jalan Beton (rigid) Menggunakan Metode Bina Marga, Metode Surface Distress Index (sdi) Dan Metode Pavement Condition Index (pci) Pada Ruas Jalan Rantau Berangin – Ujung Batu Provinsi Riau Km 59 Sampai Km 61
Jalan penghubung antara Kota Pekanbaru ke Kabupaten Rokan Hulu pada ruas jalan Pasir Pangarayan - Ujung Batu Provinsi Riau merupakan ruas jalan provinsi, sehingga menjadi prasarana transportasi darat yang penting untuk kegiatan ekonomi dan sosial bagi masyarakat Rokan Hulu khususnya dan masyarakat Riau serta masyarakat dari provinsi lain yang berinterkasi dengan wilayah ini. Pemeliharaan jalan merupakan kegiatan yang harus dilakukan untuk menjaga kondisi jalan tetap terjaga sampai umur perencanaan. Kegiatan pemeliharaan jalan tergantung jenis kerusakannya yang dapat dilihat secara visual dan penilain kerusakan jalan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis mengenai penilaian kondisi permukaan jalan beton agar kegiatan pemeliharaan jalan dapat dilaksanakan dengan tepat sasaran, selain itu juga bertujuan untuk membandingkan metode Bina Marga, PCI dan SDI. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey langsung dilapangan dan analisa penilaian kondisi jalan dengan menggunakan metode Bina Marga, metode Surface Distress Index (SDI) dan metode Pavement Condition Index (PCI). Untuk mendapatkan data kerusakan umum yang terjadi pada Ruas Jalan Rantau Berangin – Ujung Batu Provinsi Riau KM 59 s/d 61 yang menjadi bahan pengamatan dalam penelitian ini. Kerusakan umum tersebut adalah retak linier, gompal sudut, gompal sambungan dan rusak pengisi sambungan. Dari hasil penelitian ini diketahui, dengan menggunakan metode Bina Marga nilai terendah yang didapatkan adalah 0 dan nilai tertinggi yang didapatkan adalah 25, atau dikategorikan ruas jalan yang menjadi bahan pengamatan pada penelitian ini merupakan jalan dengan kondisi baik yang memerlukan pemeliharaan rutin. Selanjutnya dengan menggunakan metode SDI didapatkan nilai terendah 5 dan nilai tertinggi 25, dengan nilai rata – rata penilaian kondisi jalan menggunakna metode SDI adalah 10, sama seperti metode Bina Marga, semakin kecil nilai yang didapat maka semakin baik kondisi jalan tersebut. Sementara penilaian kondisi jalan dengan menggunakan metode PCI didapatkan nilai terendah 49 dan nilai tertinggi 100, pada metode PCI nilai maksimal 100 menunjukkan kondisi jalan sempurna (excellent). Berdasarkan hasil penelitian, dapat diketahui dengan menggunakan ketiga metode penilaian kondisi jalan menunjukkan hasil yang sama. Maka dapat disimpulkan kondisi jalan pada Ruas Jalan Rantau Berangin – Ujung Batu Provinsi Riau KM 59 s/d 61 secara umum dalam kondisi baik. Kata Kunci: Jalan Beton, Bina Marga, SDI, PCI
No other version available