Art Original
Peran Humas Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (dprd) Kabupaten Kepulauan Meranti
PERAN HUMAS DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH (DPRD) KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI ABSTRAK Oleh AULIA RAHMAN Peran Humas pada Sekretariat DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti dalam mendukung pelaksanaan fungsi DPRD. Hal itu dapat ditunjukkan dengan peran Humas pada Sekretariat DPRD yang belum mampu melaksanakan tugas dan fungsinya dengan baik yakni menunjang fungsi dari dewan perwakilan rakyat daerah itu sendiri, dimana masih terdapat aparatur sipil Negara pada sekretariat DPRD yang kurang memahami tugasnya masing-masing, kurang disiplin seperti datang tidak tepat waktu, Pelaksanaan tugas dan fungsi Bagian Perundang-undangan seperti pengkoordinasian perumusan peraturan daerah, serta penyiapan bahan pertimbangan sehubungan dengan pelaksanaan peraturan daerah juga dinilai belum maksimal karena terkadang tidak bisa tepat waktu seperti yang telah disepakati.. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui dan menganalisis Peran Humas Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Meranti berdasarkan indikator penasehat ahli, fasilitator komunikasi, fasilitator proses pemecahan masalah dan teknisi komunikasi. Tipe penelitian adalah deskriptif kualitatif. Jumlah informan penelitian adalah 10 orang dengan Sekretaris DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti sebagai key informan. Teknik pengumpulan data dengan wawancara serta menggunakan teknik analisis kualitatif tipologi. Hasil penelitian diketahui bahwa Peran Humas Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Meranti sudah cukup baik namun perlu ditingkatkan lagi berdasarkan indikator penasehat ahli, fasilitator komunikasi, fasilitator proses pemecahan masalah, dan teknisi komunikasi. Peran Humas DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, yang mencakup berbagai aspek komunikasi antara DPRD dengan masyarakat, media, dan pihak terkait lainnya. Namun dalam pelaksanaan tugasnya Humas DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti belum memiliki strategi komunikasi yang sistematis dan terstruktur dengan baik. Sehingga informasi sering kali disampaikan melalui berbagai media, seperti media sosial dan siaran pers, namun tidak ada rencana komunikasi yang jelas untuk memastikan bahwa pesan yang disampaikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
No other version available