Art Original
Kajian Penerapan Penanganan Pelaksanaan Preservasi Jalan Secara Metode Long Segment (study Kasus Ruas Jalan Nasional Pekanbaru – Teluk Kuantan – Bts. Sumbar)
Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji sejauh mana capaian penerapan pelaksanaan pemeliharaan jalan kontrak berbasis long segmen di jalan nasional batas Kuansing-Muara Lembu-batas Sumbar. Ditinjau terhadap jenis jenis kerusakan, optimalisasi terhadap dana yang sudah dianggarkan dan capaian penerapan indikator kinerja jalan sesuai syarat-syarat khusus kontrak long segment. Jalan adalah prasarana dasar (basic infrastructure) yang perlu dilakukan pemeliharaan sepanjang tahun, untuk mempertahankan kondisi jalan agar sesuai dengan umur rencana. Semenjak tahun 2015 Kementerian Pekerjaan Umun dan Perumahan Rakyat membentuk Direktorat Preservasi Jalan Ditjen Bina Marga, menerapkan program preservasi secara Long Segment. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kuantitatif dengan pengumpulan data biaya dan data kualitas jalan. Data biaya diperoleh melalui catatan keuangan dan laporan anggaran dari instansi terkait, sedangkan data kualitas jalan dikumpulkan melalui survei lapangan dan pengukuran langsung. Studi ini melibatkan beberapa parameter antara lain; kondisi struktur jalan, jenis kerusakan jalan dan kondisi kelayakan anggaran. Hasil penelitian pada ruas batas Kuansing – Teluk Kuantan – batas Sumbar, terdapat kondisi kerusakan beragam yakni lubang sebanyak 317 titik, striping/penggelupasan 140 titik, retak pinggir dan retak kulit buaya 173 titik, alur/ rutting sebanyak 32 titik. Distribusi pengalokasian anggaran tidak sesuai dengan kondisi lapangan, tidak cukup dalam menangani setiap kerusakan yang ada. Dan pemenuhan indicator kinerja belum dapat dilaksanakan sepenuhnya karena perlu ditentukan skala prioritas penanganan secara cermat dan akurat sesuai dengan kondisinya agar fungsional jalan tetap terjaga.
No other version available