Art Original
Penanggulangan Kejahatan Penyalahgunaan Psikotropika Jenis Sabu Di Wilayah Hukum Kepolisan Resor Kuantan Singingi
Sebagaimana dari data penanganan perkara yang ada pada Satuan Reskrim Narkoba Polres Kuantan Singingi, bahwa kasus penyalahgunaan psikotropika jenis sabu dari waktu ke waktu di wilayah Hukum Polres Kuantan Singingi menunjukkan kecenderungan yang baik yang mana telah adanya penurunan jumlah kasus dari tahun ke tahun, dikarenakan kepolisian telah melakukan upaya penegakan hukum dan penanggulangan dengan cukup baik. Bertitik tolak dari latar belakang permasalahan dari penilitian ini, maka terdapat dua masalah yang dapat dirumuskan, yaitu: Bagaimana upaya penanggulangan kejahatan penyalahgunaan psikotropika jenis sabu di wilayah hukum kepolisian resor Kuantan Singingi dan apasaja hambatan dalam upaya penanggulangan kejahatan penyalahgunaan psikotropika jenis sabu di wilayah hukum kepolisian resor Kuantan Singingi. Penelitian ini memakai jenis penelitian hukum sosiologis, dengan kata lain penelitian yang dilakukan merupakan penelitian lapangan yang dilakukan di Kepolisian Resor Kuantan Singingi. data yang digunakan dalam skripsi ini diperoleh melalui wawancara, penyebaran kuisioner, peraturan perundang-undangan, buku-buku, jurnal-jurnal, artikel-artikel, skripsi-skripsi, pendapat para ahli, dan juga dari media internet. Kemudian keseluruhan data yang telah diperoleh, dianalisa secara normatif kualitatif, setelah itu disimpulkan melalui metode deduktif. Berdasarkan hasil penelitian, maka diperleh bahwa terdapat beberapa upaya yang dilakukan kepolisian resor Kuantan Singingi dalam penanggulangan kejahatan penyalalahgunaan psikotropika tersebut, yakni : Pertama, melalui upaya pre-emtif. Kedua, dengan upaya menanggulangi berdasarkan keadilan restoratif. Ketiga, melakukan upaya represif. Terdapat juga beberapa hambatan dalam melakukan upaya penanggulangan tersebut yakni, kurangnya sumber daya manusia di satuan narkoba Polres Kuantan Singingi, kemudian kurangnya sarana dan prasarana teknologi, dan juga kurangnya laporan dari maasyarakat.
No other version available