Art Original
Implementasi Program Bina Keluarga Lansia Terintegrasi Di Kota Pekanbaru Tahun 2023
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi program Bina Keluarga Lansia Terintegrasi di Kota Pekanbaru tahun 2023. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya implementasi program Bina Keluarga Lansia Terintegrasi ini di lingkungan masyarakat di Indonesia. BKL Terintegrasi ini merupakan kelompok kegiatan (poktan) pembinaan Ketahanan Keluarga Lansia yang dikembangkan oleh BKKBN Pusat untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga lansia dan lansia dalam rangka mewujudkan Lansia Tangguh. Pengelolaannya pun telah diatur melalui Peraturan BKKBN Nomor 13 Tahun 2019. Di Kota Pekanbaru, pembinaan Ketahanan Keluarga Lansia yang dilakukan melalui pembentukan dan pelaksanaan Poktan BKL sudah berjalan namun belum terlaksana sesuai standar dan aturan yang telah ditetapkan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang berlokasi di Kota Pekanbaru. Teknik pengumpulan datanya menggunakan Teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori Van Meter dan Carl E.Van Horn dalam mengukur keberhasilan implementasi program BKL Terintegrasi di Kota Pekanbaru. Hasil penelitian menemukan bahwa Implementasi Program BKL Terintegrasi di Kota Pekanbaru Tahun 2023 belum berjalan dengan optimal sesuai standar yang telah ditetapkan. Hal ini dapat dilihat dari tingkat ketercapaian standar dan tujuan kebijakan belum optimal, kualitas dan kuantitas sumber daya manusia dan finansial yang masih kurang, pelaksana poktan BKL belum mampu melaksanakan kegiatan poktan sesuai dengan mekanisme pelaksanaan kegiatan yang telah ditetapkan,dan dalam pelaksanaannya belum mendapatkan dukungan penuh dan maksimal dari masyarakat dan pihak pemerintah. Dengan demikian hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi program bina keluarga Lansia Terintegrasi di Kota Pekanbaru belum berjalan sesuai dengan standar dan tujuan yang telah ditetapkan.
No other version available