ETD - UIR

Electronic Thesis and Dissertation

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
    Member Login Online Registration
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject NPM Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Distribusi Temperatur Pada Reservoir Heavyoil Dengan Metode Injeksi Pemanasan Secara Induksi
Bookmark Share

Art Original

Distribusi Temperatur Pada Reservoir Heavyoil Dengan Metode Injeksi Pemanasan Secara Induksi

Ari Lutfi Saputra - Personal Name; Fiki Hidayat - Personal Name;

Heavy oil dan oilsand umumnya didefinisikan menggunakan gravitasi API, gravitasi API ditetapkan sebagai cara seragam untuk mengkarakterisasi densitas atau berat jenis minyak oleh American Petroleum Institute. Heavy oil memiliki gravitasi API kurang dari 20°. Metode termal digunakan untuk mengurangi viskositas Heavy oil untuk meningkatkan mobilitas minyak. Di AS, produksi termal menggunakan uap adalah sarana produksi utama. Menjadi salah satu yang paling populer di antara metode termal, injeksi uap tidak selalu berhasil diterapkan dalam kondisi nyata. Kehilangan panas yang tinggi dari sumur injeksi dan reservoir, rendahnya injeksi reservoir, terutama untuk deposit bitumen, kebocoran uap dan masalah lingkungan lainnya. Pemanasan elektromagnetik juga dapat dianggap sebagai teknologi termal alternatif. Pemanasan induksi adalah proses pemanasan suatu benda penghantar listrik dengan menghasilkan arus listrik pada suatu bagian yang disebabkan oleh medan gaya elektromagnetik. Hambatan terhadap aliran arus listrik itu menimbulkan panas. Penelitian ini akan membahas tentang induction heating untuk melihat distribusi temperatur pada sekitar wellbore menggunakan COMSOL multiphysics. COMSOL multiphysics merupakan salah satu perangkat lunak yang tergolong kedalam perangkat lunak Computational Fluid Dynamic (CFD) atau dengan kata lain perangkat lunak ini digunakan untuk memodelkan dan menghitung parameter parameter yang terdapat pada aliran fluida yang dinamis. Dengan begitu, hasil dari penelitian ini simulasi pemanasan induksi selama 24 jam didapatkan penggunaan daya terbaik pada 15000 Watt dibandingkan dengan daya 5000 dan 10000 Watt, yang menghasilkan temperatur lebih tinggi. Penurunan viskositas terbaik pada daya 15000 Watt selama 1 jam dan daya 5000 Watt selama 12 jam yang menurunkan viskositas sebesar 100 Cp yang menunjukkan bahwa daya yang lebih besar belum tentu dapat menurunkan viskositas lebih baik.


Availability
#
Teknik Perminyakan (Fakultas Teknik) Perminyakan 665.54 Ari d
248750
Available but not for loan - ETD
Detail Information
Call Number
Perminyakan 665.54 Ari d
Language
Indonesia
NPM
173210120
Publisher
Teknik Perminyakan : Universitas Islam Riau., 2023
Keyword(s)
Induction Heating (IH)
Electromagnetic (EM), COMSOL
Other Information
Petugas
Yuni
Other version/related

No other version available

File Attachment
  • Please login to see this attachment
Comments

You must be logged in to post a comment

ETD - UIR
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?