Art Original
Pengaruh Komunikasi Internal Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor Kpu Kota Pekanbaru
PENGARUH KOMUNIKASI INTERNAL DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR KPU KOTA PEKANBARU ABSTRAK Penelitian ini dilakukan di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah Kota Pekanbaru dan dilatar belakangi fenomena yang menunjukan bahwa kinerja Pegawai belum menunjukan hasil yang maksimal, sinergitas antara komisioner dengan Pegawai Sekretariat serta komunikasi antara pegawai yang kurang berjalan dengan baik, dan lingkungan kerja yang belum kondusif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis kajian tentang 1) pengaruh komunikasi internal terhadap kinerja pegawai, 2) pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai dan 3) pengaruh komunikasi internal dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai di Kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah Kota Pekanbaru. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 31 responden, sedangkan tehnik pengambilan sampel menggunakan metode sampling jenuh dan pengambilan datanya dengan menggunakan kuesioner yang terdiri dari 42 pernyataan . Pengolahan data dalam penelitian ini menggunakan program software SPSS versi 22.00. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan Uji Asumsi Klasik, Regresi linear berganda, Uji Hipotesis (Uji t dan Uji F), dan Koefisien Determinasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara parsial komunikasi internal memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, lingkungan kerja memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Secara simultan komunikasi internal dan lingkungan kerja memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai pada Kantor KPU Kota Pekanbaru. Koefisien determinasi atau (R2) sebesar 0,547 atau 54,70%. Artinya bahwa besarnya pengaruh komunikasi internal dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai secara simultan sebesar 54,70% sedangkan sisanya sebesar 45,30% dipengaruhi oleh variabel lain diluar variabel yang digunakan. Dalam penelitian ini, kinerja pegawai lebih dominan dipengaruhi oleh lingkungan kerja dibanding dengan komunikasi internal berdasarkan nilai koofesiensi regresi Lingkungan Kerja (X2) yaitu sebesar 0,431 dan Komunikasi internal (X1) sebesar 0,089.
No other version available